Tim KKNT (Kuliah Kerja Nyata Tematik) IPB University telah melaksanakan program GEMPAR (Gerakan Memanfaatkan Pekarangan Rumah) melalui budidaya hidroponik di Desa Mentawak, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Program ini dilaksanakan sebagai upaya mengoptimalkan pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan secara maksimal akibat kondisi tanah yang bersifat masam.
Kondisi tanah tersebut menjadi salah satu kendala bagi masyarakat dalam melakukan budidaya tanaman secara langsung di lahan pekarangan. Sebagai alternatif, Tim KKNT IPB memperkenalkan hidroponik Wick System (sistem sumbu) yang sederhana dan mudah diterapkan di lingkungan rumah. Sistem ini memungkinkan tanaman memperoleh air dan nutrisi melalui sumbu dari larutan nutrisi tanpa bergantung langsung pada kondisi tanah.
Program GEMPAR juga mengangkat aspek pemanfaatan kembali sampah anorganik yang masih dapat digunakan sebagai wadah atau bagian pendukung dalam budidaya hidroponik. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemanfaatan pekarangan, tetapi juga mendorong pemanfaatan barang bekas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
Rangkaian kegiatan GEMPAR dilaksanakan dalam dua tahap. Kegiatan pertama berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Mentawak. Pada kegiatan ini, Tim KKNT IPB memberikan workshop mengenai pengenalan hidroponik Wick System, meliputi prinsip kerja, manfaat, komponen yang digunakan, serta tahapan dasar budidaya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi penyemaian hidroponik secara langsung.
Tahap kedua dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026. Pada pukul 09.00 WIB, Tim KKNT IPB melaksanakan demonstrasi hidroponik di SMP Negeri 1 Kelapa Kampit. Selanjutnya, pada pukul 15.00 WIB, dilaksanakan demonstrasi pindah tanam hidroponik di ruang pertemuan bersama ibu-ibu PKK.
Rangkaian kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Mentawak dan perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, Ketua LPM, kepala dusun, Siswa-siswi SMPN 1 Kelapa Kampit, ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, Karang Taruna, pelajar, serta masyarakat Desa Mentawak.
Melalui demonstrasi, peserta diperkenalkan secara langsung pada tahapan budidaya hidroponik Wick System, mulai dari penyemaian hingga proses pindah tanam dan pemeliharaan tanaman. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah maupun lingkungan sekolah.
Melalui program GEMPAR, Tim KKNT IPB berupaya menghadirkan alternatif budidaya yang sederhana dan sesuai dengan kondisi lingkungan Desa Mentawak. Pemanfaatan Wick System diharapkan dapat membantu masyarakat mengoptimalkan pekarangan tanpa bergantung langsung pada kondisi tanah, sekaligus membuka peluang pemanfaatan kembali sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai ruang produktif serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya dan pengelolaan limbah secara lebih bijak.