Beranda / Berita / Detil Berita

PT NMM Juarai Rasau Residence Cup III

09/Feb/2026, 11:13 WIB • Ririn

opd #Rasau Residence Cup III #PS Beltim 👁️ 40x dibaca

Damar, Diskominfo SP Beltim — PT NMM sukses mengunci gelar juara Rasau Residence Cup III usai tampil pada laga final menghadapi Krakatau FC di Stadion Rimba Plawan, Kecamatan Damar, Minggu (8/2/26).  Laga final yang disaksikan ribuan penonton ini menutup rangkaian kompetisi yang telah berlangsung selama 65 hari sejak 1 Desember 2025. 

Turnamen ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Amrizal, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Beltim Endriansyah, unsur Forkopimda dan Camat Damar serta tamu undangan lainnya.

Ketua PSSI Kabupaten Beltim, Endriansyah menyampaikan bahwa Rasau Residence Cup menjadi wadah pembinaan sepak bola daerah melalui kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan. Turnamen ini menurutnya mampu membentuk kedewasaan atlet dalam memahami aturan dan menjunjung sportivitas.

“Selama 65 hari pelaksanaan, kegiatan ini berjalan lancar dan menunjukkan bahwa sepak bola di daerah kita semakin dewasa dalam menerima aturan dan hasil pertandingan. Selamat kepada PT NMM telah menjuarai turnamen ini dan untuk tim lain jangan menyerah serta tetap junjung sportivitas untuk kompetisi-kompetisi mendatang,” ujar Endriansyah.

Ia juga berharap Rasau Residence Cup dapat terus dilaksanakan pada edisi-edisi berikutnya dan juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan open turnamen ini. 

“Dengan dukungan pemerintah daerah dan pihak terkait, turnamen ini diharapkan berlanjut ke edisi keempat dan seterusnya, mengingat kita juga memberikan piala bergilir kepada pemenang. Hal ini diharapkan dapat menjadi agenda pembinaan sepak bola di Kabupaten Beltim secara berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Beltim, Amrizal menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penyelenggaraan open tournament sebagai bagian dari pembinaan atlet muda. Kompetisi seperti ini dinilai menjadi sarana pembelajaran yang sehat bagi atlet lokal untuk masa depan.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena menjadi bagian dari pembinaan atlet melalui kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas,” ungkap Amrizal.

Menurutnya, keberlanjutan turnamen menjadi faktor penting dalam menciptakan regenerasi atlet. 

“Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut agar pembinaan atlet sepak bola berjalan secara konsisten dan berkesinambungan serta pemerintah juga akan selalu siap mendampingi kegiatan-kegiatan positif seperti turnamen ini ke depan,” pungkasnya.