Kepala DSPPPA bersama jajaran mengikuti zoom meeting terkait Digitalisasi Bansos 2026
Kepala DSPPPA, Muhammad Yulhaidir didampingi Kepala Bidang Permberdayaan Sosial, Agus Sumardi
Zoom meeting digitalisasi bansos 2026
Kabupaten Beltim Masuk Pilot Project Digitalisasi Bansos 2026
09/Feb/2026, 13:09 WIB • Aliyah
Manggar, Diskominfo SP Beltim - Pemerintah Republik Indonesia akan memperluas program percontohan (piloting) digitalisasi bantuan sosial (bansos) setelah uji coba di Banyuwangi, Jawa Timur menunjukkan hasil signifikan. Perluasan akan dilakukan ke 40 kabupaten/kota pada tahun 2026, salah satunya adalah Kabupaten Belitung Timur (Beltim).
"Perluasan piloting ini adalah proses replikasi proses pembelajaran dari Banyuwangi dan alur pelaksananya nanti akan disesuaikan. Hal ini dalam rangka untuk updating data, jadi ada pergeseran transformasi dari digitalisasi untuk memasukkan program prioritas nasional yakni memastikan bansos dalam tata kelola pelayanan pemerintah yang baik," ungkap Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kabupaten Beltim, Muhammad Yulhaidir, seizin Bupati Beltim, Kamarudin Muten yang ditemui di Kantor DSPPPA, Jumat (6/2/2026).
Pemkab Beltim tentunya sangat menyambut hal ini dengan baik. Dikatakan Yulhaidir, bahwa dari 40 kabupaten/kota se-Indonesia, Pemkab Beltim menjadi salah satu kabupaten yang diprioritaskan dalam piloting digitalisasi bansos.
"Outputnya adalah kita akan mendapatkan produk dimana nanti database dari desil 1 hingga 10 itu semua terdata dalam bentuk akselerasi. Ini sangat luar biasa sehingga kedepan harapan kita ketepatan sasaran KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dan berbagai bansos itu betul-betul bisa dirasakan," ungkapnya.
Dengan adanya digitalisasi bansos ini, dari berbagai macam bentuk bansos yang disalurkan baik dari pemerintah pusat/provinsi/kabupaten/kota hingga level desa itu akan terdata.
"Digitalisasi ini merupakan bagian dari transformasi data pemerintah untuk menciptakan perlindungan sosial dengan target yang lebih tepat dan penyaluran yang lebih efektif," ungkapnya.
"Untuk prosesnya ada beberapa tahapan yang dilakukan. Pertama, sebelumnya sudah dilakukan Kick Off bersama Kepala Daerah. Kedua, untuk Beltim sendiri kita saat ini sedang mensinergikan program dalam bentuk data bersama Dinas Dukcapil dan Diskominfo SP," tutupnya.