Beranda / Berita / Detil Berita

Peringatan HUT ke-81 RI di Beltim, Paskibraka Kibarkan Sang Merah Putih dengan Khidmat

18 Agt 2026, 08:04 WIB Vishy
utama #Peringatan HUT ke-81 RI di Beltim 65x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Halaman Depan Kantor Bupati, Senin (17/08/26).

Bupati Beltim, Kamarudin Muten bertindak sebagai Inspektur Upacara. Prosesi pengibaran Sang Merah Putih berlangsung khidmat dan menjadi salah satu rangkaian utama dalam peringatan kemerdekaan yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Beltim, unsur Forkopimda, veteran, organisasi masyarakat, pelajar, serta tamu undangan lainnya.

Salah satu sosok yang mendapat perhatian dalam prosesi tersebut adalah Komandan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Beltim, Muhammad Habieb Khairan Alfath, pelajar SMA Negeri 1 Manggar kelas XI yang dipercaya memimpin pasukan pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Habieb mengaku bangga sekaligus mendapatkan pengalaman berharga setelah dipercaya menjadi Komandan Paskibraka. Baginya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman pertama yang memberikan banyak kesan selama mengikuti rangkaian latihan hingga pelaksanaan upacara.

“Perasaan saya bangga. Saya memang dari kecil ingin menjadi danton di Paskib. Ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ujar Habieb.

Selama persiapan, Habieb menjalani latihan secara intensif di sekolah selama dua bulan dan pelatihan Paskibraka selama 13 hari.

“Selama mengikuti latihan sampai pelaksanaan ini rasanya seru, tetapi ada juga rasa sedih karena selama prosesnya kami menjadi semakin dekat dan kompak namun sebentar lagi akan berpisah,” katanya.

Habieb berharap pengalaman sebagai anggota Paskibraka dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih baik.

“Harapan saya, setelah ini bisa melanjutkan ke sekolah kedinasan,” harapnya.

Dari Cita-Cita Menjadi Nyata

Di balik suksesnya prosesi pengibaran Bendera Merah Putih, terdapat kebanggaan tersendiri bagi Ziefa Anindya, siswi SMA Negeri 1 Manggar kelas XI yang dipercaya menjadi pembawa baki bendera. 

Ziefa mengungkapkan rasa bahagianya setelah berhasil mewujudkan keinginan yang telah dipersiapkannya sejak sebelum mengikuti seleksi Paskibraka. Selain mempersiapkan fisik agar dapat lolos sebagai anggota Paskibraka, ia juga secara khusus berlatih agar dapat dipercaya menjadi pembawa baki.

“Perasaan saya sangat senang. Sebenarnya saya sudah lama mengincar posisi pembawa baki. Sebelum masuk Paskibraka, selain melatih fisik agar lolos, saya juga berlatih supaya bisa terpilih menjadi pembawa baki,” tutur Ziefa.

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Ziefa terpilih mengemban tugas sebagai pembawa baki dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Beltim.

“Alhamdulillah, dari hasil latihan tersebut saya akhirnya terpilih sebagai pembawa baki,” katanya.

Bagi Ziefa, mengikuti pelatihan Paskibraka tidak hanya menjadi proses mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas, tetapi juga pengalaman yang tidak akan terlupakan.

“Ternyata latihan Paskibraka itu seru. Ini menjadi pengalaman sekali seumur hidup, karena apa yang kita lakukan belum tentu orang lain bisa melakukannya,” ujarnya.

Ia pun mengajak generasi muda Beltim untuk berani mencoba hal-hal baru dan terus mengembangkan diri.

“Jangan pernah takut untuk mencoba hal-hal baru, selalu berkembang terus-menerus dan selalu percaya diri,” pesan Zhifa.

Kebahagiaan juga dirasakan Desi Auliwulan, ibunda Ziefa Anindya. Sebagai orang tua, Desi mengaku perasaannya bercampur antara senang, bangga, hingga terharu ketika melihat putrinya dipercaya menjadi pembawa baki Bendera Merah Putih. 

“Alhamdulillah, perasaannya senang, bangga, terharu, ada waswas juga. Pokoknya campur aduk,” ungkap Desi.

Desi mengatakan, Ziefa memang aktif dalam kegiatan Paskibraka di sekolah. Namun, menjadi pembawa baki merupakan cita-cita yang secara khusus ingin diwujudkan putrinya.

“Alhamdulillah, cita-citanya tercapai. Sebagai orang tua tentu saya merasa bangga melihat dia bisa mewujudkan apa yang selama ini diinginkannya,” kata Desi.

Usai pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada dua orang perwakilan veteran dan janda veteran Kabupaten Beltim.

Secara keseluruhan, santunan tersebut diberikan kepada 13 orang penerima sebagai bentuk penghargaan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Beltim kepada para veteran dan keluarga veteran yang telah menjadi bagian dari perjalanan perjuangan bangsa.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Bupati Beltim Kamarudin Muten, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, serta seluruh tamu undangan yang hadir.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, menumbuhkan semangat nasionalisme, sekaligus meneruskan nilai perjuangan melalui generasi muda di Kabupaten Beltim.