Beranda / Berita / Detil Berita

Irup Sarankan Komandan Paskibraka dari Unsur Militer dalam Upacara Bendera HUT RI Tingkat Kabupaten

18 Agt 2026, 19:11 WIB β€’ Lulya
utama #Peringatan HUT RI ke-81 18x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesi ke 81 berjalan dengan khidmad, lancar dan disiplin dengan Komandan Kodim (Dandim) 0414/Belitung Letkol Infantri Rahman Safii Tanjung menjadi Inspektur upacara (Irup) di halaman Kantor Bupati Belitung Timur (Beltim). Senin sore (17/8/2026).

Prosesi penurunan Sang Merah Putih dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Beltim dengan anggota Paskibraka yang bertugas sebagai komandan Muhammad Fidiey khairan, pembawa baki bendera Nazila Nauraini, sukses menyerahkan kembali duplikat bendera pusaka kepada Irup. Tiga penurun bendera, yaitu Apriansyah Saputra sebagai penarik bendera, Haris Hibrizi sebagai pengulur bendera, dan Muhammad Habib Khairan Alfath sebagai pembentang bendera yang mana juga menjalankan tugasnya secara presisi tanpa hambatan.

Diwawancarai usai upacara penurunan bendera, Rahman menyarankan untuk dapat menggunakan komandan Paskibraka dari unsur TNI ataupun Polri hal ini dikarenakan mengacu pada Paskibraka tingkat pusat. 

β€œKalau boleh sedikit saran sebaiknya yang menjadi komandan dari unsur TNI atau Polri karena seperti Paskibraka tingkat pusat, karena seyogyanya yang memimpin PBB itu dari militer,” sarannya.

Rahman juga mengatakan Paskibraka tahun 2026 sudah sangat baik dalam menjalankan tugasnya dan sangat mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya para anggota Paskibraka yang telah berlatih keras.

"Terlihat Paskibraka tadi sudah sangat baik dalam melakukan tugasnya, Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak serta masyarakat juga antusias dalam menyambut HUT RI ke 81 ini,” ujarnya

Hadir dalam upacara sore ini unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, instansi vertikal, serta tokoh masyarakat. Peserta upacara terdiri dari barisan TNI, Polri, ASN, organisasi masyarakat, hingga pelajar dan upacara ditutup dengan sesi foto Bersama.