Beranda / Berita / Detil Berita

Panen Perdana Padi Nujau Hijau, Kamarudin Dorong Agrowisata dan Ketahanan Pangan

26/Mar/2026, 18:32 WIB • Fauzi

utama #Panen Padi #Ketahanan pangan 👁️ 27x dibaca

Gantung, Diskominfo SP Beltim – Hamparan padi menguning membentang di kawasan Sawah Danau Nujau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, menjadi penanda masa panen telah tiba. Di bawah langit cerah, bulir-bulir padi yang merunduk ditiup angin menghadirkan suasana syukur bagi para petani yang akhirnya memanen hasil kerja keras mereka.

Panen perdana ini dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1,8 hektare dalam pengembangan Agrowisata Keretak Sawah Nujau Hijau, dengan estimasi produksi mencapai 8 hingga 10 ton gabah kering.

Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten bersama Komandan Kodim (Dandim) 0414 Belitung, Letkol Inf. Teguh Adi Setiawan, perwakilan Polres Beltim, anggota DPRD, dan masyarakat lainnya tampak bersemangat memotong padi yang telah menguning, Kamis (26/3/26).    

menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para petani Desa Gantung yang telah berinisiatif mengembangkan kawasan tersebut menjadi agrowisata produktif yang terintegrasi dengan sektor pertanian.

“Atas nama Pemkab Beltim, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat dan para petani yang telah bekerja keras. Ini langkah yang sangat baik dalam memadukan sektor pertanian dengan pariwisata,” ucap Kamarudin .

Menurutnya, pengembangan Agrowisata Keretak Sawah Nujau Hijau tidak hanya menjaga keberlanjutan lahan pertanian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Pertanian tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga bisa menjadi ruang edukasi, rekreasi, sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas,” kata Kamarudin.

Penanaman padi di kawasan ini telah dimulai sejak 12 Desember 2025 lalu dengan dukungan benih dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Beltim serta pendampingan penyuluh pertanian lapangan. Upaya ini menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para petani dalam mendukung program ketahanan pangan.

Dalam wawancara, Kamarudin menegaskan bahwa konsep yang dikembangkan di kawasan tersebut dinilai sangat tepat karena menggabungkan ketahanan pangan dan sektor wisata secara bersamaan.

“Konsep di sini sangat baik, bukan saja ketahanan pangan, tapi juga agrowisata. Tinggal kita lakukan pembenahan, termasuk infrastruktur penunjang,” kata Kamarudin.

Mantan kontraktor ini juga menginstruksikan agar dukungan infrastruktur seperti akses jalan dapat segera dianggarkan guna menunjang pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata berbasis pertanian.

“Saya sudah minta agar jalan dan fasilitas pendukung lainnya bisa dianggarkan. Kalau ada kebutuhan, silakan koordinasi dengan pemerintah daerah, kita siap bantu. Ini harus kolaborasi,” ujar Kamarudin.

TNI Siap Kawal Ketahanan Pangan Daerah

Sementara itu, Komandan Kodim 0414 Belitung, Letkol Inf. Teguh Adi Setiawan menyatakan komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan kepada para petani.

“Ketahanan pangan adalah salah satu modal utama kita. TNI melalui Babinsa dan jajaran Koramil akan terus melakukan pendampingan kepada petani,” ujarnya.

Teguh juga mengapresiasi langkah Pemkab Beltim dan Pemerintah Desa Gantung yang telah menyediakan lahan pertanian sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ke depan, pihaknya berharap produktivitas pertanian di kawasan tersebut dapat terus meningkat, termasuk kemungkinan peningkatan masa tanam dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun.

“Harapan kita ke depan bisa ditingkatkan, sehingga hasilnya lebih maksimal dan benar-benar mendukung ketahanan pangan,” harap Teguh. 

Kegiatan turut dihadiri oleh anggota DPRD Beltim dapil II Gantung, pimpinan OPD terkait, pimpinan perbankan, Camat Gantung, Kepala Desa di Kecamatan Gantung serta para tokoh masyarakat Desa Gantung.