Siswa saat mengikuti lomba renang O2SN Gantung
Para panitia yang menyukseskan O2Sn Kecamatan Gantung
Saka saat foto bersama para guru dan pemenang lomba renang
Cabor Renang Jadi Favorit Peserta di O2SN Kecamatan Gantung
28/Apr/2026, 07:54 WIB • Fauzi
Gantung, Diskominfo SP Beltim – Semangat sportivitas membara di Kecamatan Gantung seiring dibukanya Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar tahun 2026, Senin (27/4/26) Pagi. Kegiatan yang dipusatkan di Kolam Renang Selembat, Desa Lenggang ini dibuka langsung oleh Camat Gantung, Dela Wahyudi.
Sebanyak 254 peserta dari 19 Sekolah Dasar se-Kecamatan Gantung ambil bagian dalam ajang yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut. Para peserta akan berkompetisi dalam lima cabang olahraga, yakni renang, atletik, bulu tangkis, pencak silat, dan senam lantai.
Sejak pagi, suasana di Kolam Renang Selembat tampak semarak. Sorak sorai para pendukung dan semangat para peserta yang bersiap di tepi kolam menjadi gambaran antusiasme tinggi dalam ajang tahunan ini.
Dari lima cabang olahraga yang dipertandingkan, renang menjadi cabor dengan jumlah peserta terbanyak. Tercatat sebanyak 68 peserta mengikuti perlombaan renang, menjadikannya sebagai cabang paling diminati tahun ini.
Tingginya partisipasi ini tidak lepas dari adanya penambahan kategori eksebisi yang menyasar peserta usia dini, yakni tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) serta siswa SD kelas 1 dan 2. Dalam O2SN biasanya hanya lomba hanya diperuntukkan bagi siswa kelas 4 dan 5 SD.
Melalui kategori ini, panitia membuka berbagai nomor lomba tambahan, mulai dari papan kaki bebas hingga berbagai gaya dasar renang. Secara keseluruhan, terdapat 20 nomor lomba eksebisi yang dipertandingkan untuk putra dan putri, dengan total 60 medali yang diperebutkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir bibit-bibit atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, sekaligus menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan semangat juang kepada para siswa.
Gunakan Standar Nasional serta Dukungan Sekolah dan Orang Tua
Panitia O2SN Kecamatan Gantung Gantung, Saka Bathara Yuda menyampaikan bahwa meskipun dilaksanakan di tingkat kecamatan, pelaksanaan O2SN tetap mengacu pada standar nasional.
“O2SN ini meskipun tingkat kecamatan, tapi sudah menggunakan sistem nasional, termasuk penggunaan wasit dari pengurus kabupaten masing-masing cabang olahraga,” ungkap Saka.
Guru Olahraga SD Negeri 10 Gantug ini mengatakan, kategori eksebisi menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan tahun ini karena memberikan ruang bagi anak-anak usia dini untuk mengenal kompetisi olahraga sejak awal.
“Eksebisi ini difasilitasi oleh Jusav SC dan F2N Sport, khusus untuk TK dan SD kelas 1–2. Ini untuk menjaring bibit atlet sejak dini sekaligus memberi pengalaman bertanding bagi mereka,” kata Saka.
Manajer Jusav SC ini menambahkan pelaksanaan O2SN tahun ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Untuk kategori utama O2SN, pembiayaan ditanggung bersama oleh 19 sekolah yang ada di Kecamatan Gantung.
Sementara itu, untuk kategori eksebisi, dukungan datang dari orang tua peserta dan panitia secara swadaya, termasuk dalam penyediaan medali bagi para pemenang.
Hal ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas olahraga dalam mendukung pengembangan potensi anak sejak usia dini.
“Dengan adanya tambahan kategori eksebisi serta tingginya partisipasi peserta, O2SN Kecamatan Gantung tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan atlet sejak usia dini,” ujar Saka.