Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten Memimpin Upacara Peringatan Hari OTDA ke-30
Komandan upacara Hari Otonomi Daerah
Undangan Forkopimda Beltim yang hadir
Undangan Perangkat Daerah
Pembacaan sejarah singkat otonomi daerah
Foto bersama Bupati Beltim dengan Forkopimda
Bupati Beltim Tekankan Sinergi dengan Pusat di Hari OTDA ke-30
27/Apr/2026, 16:24 WIB • Marliana
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) memperingati Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 dengan menggelar upacara di halaman Kantor Bupati, Senin (27/4/26). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten.
Kamarudin Muten saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, mengingatkan bahwa otonomi harus kembali ke tujuan awal, memberi dampak langsung ke masyarakat.
“Peringatan ini harus menjadi momentum untuk memastikan bahwa otonomi daerah benar-benar menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat,” kutipnya.
Diwawancarai usai upacara, Kamarudin Muten menyampaikan, dinamika otonomi daerah saat ini lebih banyak terletak pada aspek kewenangan yang memerlukan penyesuaian dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat.
“Memang ada sedikit pergeseran kewenangan, sehingga sekarang kita harus lebih banyak berkoordinasi dengan pusat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti isu pengelolaan anggaran daerah yang kerap menjadi perhatian publik. Meski terdapat pemotongan dana transfer ke daerah, menurutnya bantuan dari pemerintah pusat tetap signifikan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan di Belitung Timur.
“Kalau kita lihat secara keseluruhan, bantuan dari pusat cukup besar. Contohnya pembangunan SMA Unggul Garuda yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah. Ini tentu sangat membantu daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kamarudin menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memastikan pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, tetap berjalan optimal. Ia juga meminta masyarakat dan aparatur, termasuk tenaga PPPK, untuk tetap bekerja seperti biasa tanpa kehilangan semangat.
“Rencananya kami juga akan kembali berkoordinasi terkait persoalan kesehatan dan pendidikan, termasuk menyangkut tenaga PPPK Beltim,” tutupnya.