Bupati Kamarudin menyapa pasien RSUD Muhammad Zein
Bupati Kamarudin saat menjelaskan Nurse Station di Rawat Inap RSUD M Zein
Bupati bersama Sekda dan Ketua DPRD Beltim saat meninjau Gedung Rawat Inap Anak RSUD M Zein
Bupati Beltim saat meninjau Gedung Farmasi RSUD M Zein
Bupati di dampingi Direktur RSUD M Zein saat berbincang dengan Dokter Poli Jiwa
Bupati saat memonitoring langsung sistem Smart Hospital rekam medis pasien di poli THT
Bupati di dampingi Ketua DPRD Beltim saat meninjau Poli Penyakit Dalam RSUD M Zein
Bupati saat meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
Bupati Beltim Tinjau RSUD, Pastikan Sistem Layanan Informasi Berjalan Optimal
06/Feb/2026, 19:46 WIB • Tassa
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten bersama dengan Ketua DPRD Kabupaten Beltim, Fezzi Uktolseja melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Zein pada Jumat (06/02/2026).
Peninjauan ini dilakukan dalam rangka mengevaluasi fasilitas kesehatan, khususnya penerapan sistem layanan informasi terintegrasi yang mengusung konsep smart hospital dan mengutamakan digitalisasi medical record pasien guna menunjang layanan paperless di RSUD Muhammad Zein.
“Peninjauan ini bagian dari evaluasi berkelanjutan kami selaku pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik,” jelas Bupati Kamarudin.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati meninjau alur pelayanan berbasis digital yang telah diterapkan di RSUD Muhammad Zein, mulai dari proses pendaftaran pasien, pencatatan rekam medis, hingga pengelolaan data pelayanan kesehatan yang terintegrasi dalam satu sistem.
“Tadi sudah saya cek langsung, saat ini sudah terkoneksi secara langsung (red- rekam medis pasien), ternyata semua terconnect, kecuali satu yang belum radiologi, karena keterbatasan alat PACS (Picture Archiving and Communication System) yang belum ada,” ungkap Bupati Kamarudin.
Penerapan digitalisasi rekam medis memungkinkan tenaga kesehatan mengakses data pasien secara cepat dan akurat, sehingga mendukung pengambilan keputusan medis yang lebih tepat serta meningkatkan efisiensi pelayanan. Selain itu, sistem ini juga berdampak pada pengurangan penggunaan dokumen kertas sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan yang ramah lingkungan.
“Jadi saya pengennya semua terkoneksi guna memudahkan pasien yang berobat di sini, jadi masyarakat kalau berobat lebih mudah, tidak diribetkan dengan membawa hasil rekam medis sendiri, karena semua sudah terdata dan tercatat secara digital, paperless,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati juga berdialog dengan jajaran manajemen rumah sakit dan tenaga kesehatan untuk memastikan implementasi sistem smart hospital terus berjalan optimal serta mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat yang terus berkembang.
“Saya sudah minta jajaran RSUD untuk betul-betul memperhatikan fasilitas-fasilitas penunjang di sini agar meningkatkan kenyamanan pasien dan masyarakat luas Beltim yang berobat ke sini dan juga persiapan akreditasi rumah sakit,” lugas Kamarudin.
Pemkab Beltim berkomitmen penuh untuk terus mendorong penguatan layanan kesehatan berbasis teknologi, baik dari sisi sistem, sarana prasarana, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.