Beranda / Berita / Detil Berita

Survei Akreditasi RSUD Muhammad Zein, Pemkab Beltim Dorong Penguatan Mutu Pelayanan

26 Agt 2026, 21:10 WIB Vishi
utama #Akreditasi RSUD #RSUD Muhammad Zein 53x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mendukung pelaksanaan Survei Akreditasi RSUD Muhammad Zein oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat RSUD Muhammad Zein, Rabu (26/08/26).

Survei akreditasi menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan rumah sakit berjalan sesuai standar, sekaligus mendorong peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Tim penilai LARS DHP dipimpin oleh dr. Harun Hudari bersama Apt. Eva Yunila.

Bupati Beltim, Kamarudin Muten menegaskan Pemerintah Kabupaten Beltim memberikan dukungan penuh terhadap proses akreditasi sebagai upaya memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu dan aman.

Kamarudin menekankan bahwa keberhasilan akreditasi tidak semata-mata ditentukan oleh pemenuhan dokumen maupun penilaian saat survei berlangsung. Menurutnya, standar pelayanan yang ditetapkan harus benar-benar diterapkan dalam pelayanan sehari-hari.

“Akreditasi memang penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana standar yang ditetapkan benar-benar diterapkan dalam pelayanan sehari-hari sehingga pasien mendapatkan pelayanan yang terbaik,” kata Kamarudin.

Ia meminta seluruh jajaran RSUD Muhammad Zein mengikuti proses survei dengan serius dan terbuka. Setiap kondisi di rumah sakit harus disampaikan secara apa adanya sehingga hasil penilaian dapat menjadi gambaran objektif mengenai kondisi pelayanan rumah sakit.

“Saya berharap proses ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi pelayanan RSUD Muhammad Zein, sehingga kita dapat mengetahui apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

RSUD Muhammad Zein Siapkan Pemenuhan Standar Pelayanan

Plt. Direktur RSUD Muhammad Zein, dr. Rima Ramba menjelaskan bahwa survei akreditasi tidak hanya menilai kelengkapan dokumen, tetapi juga memastikan kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan penerapan pelayanan di lapangan.

“Yang dilihat adalah kesesuaian antara dokumen yang sudah kita upload dengan kondisi yang ada di lapangan. Jadi bukan hanya dokumennya lengkap, tetapi apakah yang kita dokumentasikan dan kita sampaikan itu benar-benar sama dengan yang kita kerjakan. Karena itu, dalam survei ini juga dilakukan penilaian langsung di lapangan, termasuk bagaimana petugas menjalankan prosedur sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Dokter spesialis radiologi ini menyampaikan bahwa proses akreditasi diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil penilaian, tetapi mampu membentuk budaya kerja yang konsisten di lingkungan RSUD Muhammad Zein.

“Harapan saya setelah akreditasi ini bukan hanya saat akreditasi saja kita berjuang memenuhi standar, tetapi standar tersebut benar-benar menjadi budaya kerja kita sehari-hari. Ini bukan hanya untuk mendapatkan predikat atau hasil akreditasi, tetapi bagaimana pelayanan kepada seluruh masyarakat Belitung Timur maupun masyarakat yang datang berobat ke sini bisa terus dilakukan secara paripurna, prima, terpercaya, dan yang paling penting aman bagi semua, ” harapnya.

Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Beltim dan seluruh jajaran rumah sakit, survei akreditasi diharapkan dapat menghasilkan evaluasi yang objektif sekaligus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan mutu, keselamatan, dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Muhammad Zein.