Beranda / Berita / Detil Berita

Sinergi Pemkab Beltim dan Basarnas Babel Diperkuat untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Daerah

21 Jul 2026, 19:46 WIB • Vishy
utama #Basarnas 11x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menerima audiensi dan silaturahmi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang (Basarnas Bangka Belitung), Mikel Rahman Junika bersama jajaran di Ruang Kerja Bupati Beltim, Selasa (21/07/26).

Bupati Beltim, Kamarudin Muten didampingi Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja menyambut baik kunjungan ini. Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas berbagai peluang kerja sama lintas sektor guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi kedaruratan, kecelakaan maupun bencana di Kabupaten Beltim.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rahman Junika mengatakan kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung keberadaan Unit Siaga SAR Beltim serta mempererat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Beltim.

"Tujuan utama keberadaan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, khususnya Unit Siaga SAR yang ada di Belitung Timur adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama di bidang pencarian dan pertolongan," ujar Mikel.

Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah sangat diperlukan mengingat keterbatasan sumber daya yang dimiliki Basarnas. Karena itu, dukungan seluruh perangkat daerah dan para pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan SAR yang optimal.

Mikel menjelaskan, terdapat sejumlah kerja sama yang telah dibangun Basarnas di tingkat pusat dengan berbagai kementerian dan dapat ditindaklanjuti di daerah sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

"Misalnya kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kehutanan. Di Belitung Timur hal ini bisa dikolaborasikan bersama dinas terkait agar keselamatan wisatawan maupun aktivitas di kawasan hutan semakin terjamin," katanya.

Ia menambahkan, sektor pariwisata menjadi salah satu fokus yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas sehingga setiap pengunjung yang datang ke destinasi wisata di Kabupaten Beltim dapat merasa aman selama beraktivitas.

Selain itu, koordinasi yang baik antarlembaga juga akan memperkuat pelaksanaan operasi SAR maupun penanganan bencana apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.

"Kami membutuhkan dukungan dari OPD terkait agar di lapangan seluruh instansi dapat menjadi tim yang solid dalam pelaksanaan tugas SAR maupun saat terjadi bencana," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mikel juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang masih dipengaruhi angin kencang.

Ia mengingatkan para nelayan untuk selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum melaut, sehingga keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

"Silakan melaut untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi jangan mengabaikan keselamatan. Berangkat selamat dan pulang pun harus selamat. Jangan memaksakan diri melaut ketika sudah ada peringatan cuaca buruk karena dampaknya tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga keluarga yang menunggu di rumah," pesannya.

Melalui audiensi ini diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Beltim dan Basarnas Babel semakin erat, sehingga upaya pencegahan risiko, peningkatan kesiapsiagaan, serta pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Sinergi lintas sektor juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem penanggulangan kedaruratan di daerah, sejalan dengan upaya Basarnas memperkuat koordinasi dan pelayanan SAR secara nasional.