Beranda / Berita / Detil Berita

Seleksi Ketat! 201 Atlet Voli Beltim Berebut 20 Tiket Popda 2026

06/Apr/2026, 20:19 WIB • Fauzi

opd #Kepemudaan dan olahraga #Popda 2026 👁️ 19x dibaca

Damar, Diskominfo SP Beltim – Persaingan menuju ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 cabang olahraga bola voli di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berlangsung sengit. Sebanyak 201 atlet pelajar dari seluruh kecamatan ambil bagian dalam seleksi terbuka yang digelar sejak Senin (6/4/26) Sore.

Dari ratusan peserta tersebut, hanya 20 atlet terbaik yang akan dipilih untuk memperkuat kontingen Kabupaten Beltim, masing-masing 10 putra dan 10 putri. Sesuai syarat, para peserta merupakan kelahiran 1 Januari 2009 dan masih berstatus pelajar aktif di Kabupaten Beltim.  

Menariknya, proses seleksi berlangsung di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Hujan yang mengguyur sejak pagi tidak menyurutkan semangat para peserta, yang tetap hadir mengikuti seleksi. Para atlet terlihat datang dari berbagai klub dan sekolah, mewakili seluruh kecamatan di Kabupaten Beltim, demi memperebutkan tiket menuju ajang bergengsi tersebut. 

Seleksi dimulai dari ketahanan fisik, di mana para peserta berlari di seputaran lapangan voli Komplek Olahraga Rimba Pelawan Damar. Seleksi kemudian dilanjutkan dengan melihat kemampuan teknik peserta.  

Koordinator Seleksi Popda Cabang Olahraga Bola Voli, Gita Sulistya menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan mengedepankan objektivitas.

“Total yang ikut seleksi itu 201 orang. Kita ambil 10 putra dan 10 putri untuk Popda nanti,” kata Gita kepada Diskominfo Beltim.

Popda 2026 sendiri direncanakan berlangsung di Pangkalpinang pada 5 hingga 10 Juli 2026 mendatang. Menurut Gita, seleksi kali ini tidak hanya melihat kemampuan dasar, tetapi juga aspek fisik dan mental atlet.

“Yang pasti kita lihat daya tahan dan kemampuan teknik. Itu yang utama,” jelas Gita.

PNS di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Beltim ini juga menekankan pentingnya menjaga independensi seleksi agar tidak ada intervensi dari pihak manapun, termasuk klub atau pelatih.

“Jangan sampai ada atlet yang tidak ikut seleksi karena ditahan oleh klub. Seleksi ini terbuka, jadi semua harus punya kesempatan yang sama,” tegas Gita.

Seleksi ini diikuti atlet dari seluruh kecamatan di Belitung Timur, dengan komposisi peserta putri sebanyak 93 orang dan sisanya, 108 atlet putra.

Proses seleksi dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (8/4/26), dengan kemungkinan hasil sudah bisa diumumkan lebih cepat apabila seluruh tahapan berjalan lancar.

Pelatih Kepala: Tinggi Badan Penting, Tapi Bukan Segalanya

Sementara itu, Pelatih utama voli Popda Beltim, Doli Andriadi menjelaskan bahwa tim pelatih langsung menerapkan metode permainan untuk melihat kualitas atlet secara nyata di lapangan.

“Karena waktu terbatas, kita langsung ke game untuk melihat kemampuan mereka. Nanti dilanjutkan lagi besok dari pagi sampai sore,” ujar Doli.

Pelatih dari PBVSI Beltim ini menegaskan bahwa dalam olahraga voli, faktor tinggi badan tetap menjadi salah satu pertimbangan utama, meskipun bukan satu-satunya.

“Kalau di voli, tinggi badan itu wajib. Tapi teknik dan skill masih bisa dikembangkan melalui latihan,” kata Doli.

Selain itu, faktor daya tahan juga tetap diperhatikan, meskipun pelaksanaan tes fisik sempat terkendala cuaca hujan.

“Sebenarnya ada program lari 12 menit, tapi hari ini terkendala cuaca,” tambah Doli.

Doli memastikan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional, tanpa memandang asal klub maupun latar belakang atlet.

“Kita tetap profesional. Yang utama itu kemampuan atlet,” ungkap Doli.

Anggota Satpol PP Beltim ini juga menyebut bahwa pembinaan atlet dilakukan secara berjenjang, sehingga sebagian atlet yang terpilih nantinya juga berpotensi tampil di ajang yang lebih tinggi seperti Porprov.

Dengan ketatnya persaingan, seleksi ini menjadi ajang pembuktian bagi para pelajar Kabupaten Beltim untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka demi mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.