Sambutan Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten
Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya
Bupati Beltim menandatangani Berita Acara
Wakil Bupati menandatangani Berita Acara
Sekretaris Daerah menandatangani Berita Acara
Tamu undangan Musrenbang RKPD Tahun 2027
Foto bersama usai penandatanganan berita acara
Musrenbang RKPD 2027, Beltim Perkuat Fondasi Digital dan Pembangunan Berkelanjutan
30/Mar/2026, 19:51 WIB • Ririn
Manggar, Diskominfo SP Beltim — Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang dipimpin langsung oleh Bupati Kamarudin Muten didampingi Wakil Bupati Khairil Anwar di Ruang Gunung Lumut, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Senin (30/3/26).
Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas nasional dan provinsi, sekaligus merumuskan program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 difokuskan pada percepatan transformasi digital serta penguatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.
“Melalui Musrenbang ini, kita ingin memastikan pembangunan berjalan selaras, efektif, dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Kamarudin.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang disiplin dan berimbang.
“Belanja infrastruktur pelayanan publik harus dialokasikan minimal 40 persen, sementara belanja pegawai maksimal 30 persen. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perangkat daerah untuk lebih efektif dan efisien,” tegasnya.
Pemkab Perkuat Fondasi Digital dan Tingkatkan Pembangunan
Sementara itu, Kepala Bapperidau Beltim, Ilfan Suryawan, menyampaikan bahwa arah kebijakan RKPD 2027 turut menitikberatkan pada digitalisasi layanan di setiap perangkat daerah melalui sistem terintegrasi satu pintu.
“Digitalisasi layanan harus berjalan terintegrasi agar pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” jelas Ilfan.
Ia menambahkan, penyusunan program juga harus selaras dengan target pembangunan daerah serta mendorong kemandirian fiskal.
“Seluruh program harus menjawab isu strategis daerah, termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan optimalisasi pendapatan asli daerah,” tambahnya.
Melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Beltim optimistis RKPD Tahun 2027 dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan ini seluruh unsur forkopimda, DPRD Beltim, Kepala OPD, camat se-Kabupaten Beltim, Kepala Desa, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi bersma narasumber dan peserta.