Beranda / Berita / Detil Berita

Meja Goyang Seatap dengan Rumah Makan Jadi Sorotan, Pemkab Beltim Minta Segera Direlokasi

12/Jun/2026, 22:52 WIB • Fauzi

utama #Meja Goyang #Timah #Tambang 👁️ 13x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mulai mengambil langkah penertiban terhadap aktivitas pengolahan mineral logam menggunakan meja goyang yang berada di sekitar kawasan permukiman warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar.

Dipimpin langsung Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, tim monitoring melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi usaha pengolahan mineral logam pada Jumat (12/6/26) pagi. 

Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim Erna Kunondo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Pertanahan, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRP2RKP) Idwan Fikri, perwakilan Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Ekonomi dan Pembangunan serta Camat Manggar.

Dalam peninjauan tersebut, tim mendatangi sedikitnya tiga lokasi meja goyang yang beroperasi berdekatan dengan kawasan permukiman. Bahkan salah satu lokasi diketahui berada satu atap dengan rumah makan yang melayani masyarakat.

Kondisi ini menjadi perhatian Pemkab Beltim karena aktivitas pengolahan mineral logam berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat apabila tidak dikelola dengan baik.

Saat monitoring berlangsung, tidak satu pun pemilik usaha berada di lokasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, para pemilik berdomisili di luar Kecamatan Manggar. Meski demikian, rombongan sempat berdialog dengan sejumlah pekerja untuk menyerap informasi dan aspirasi di lapangan.

Penertiban Bertahap, Pemkab Kedepankan Pendekatan Persuasif

Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar mengatakan pemerintah daerah akan lebih dulu mengedepankan langkah persuasif dengan menyampaikan surat imbauan kepada para pemilik usaha.

"Hari ini kami turun bersama tim yang sudah dibentuk melalui surat tugas Bupati. Dari hasil pemantauan, lokasi meja goyang memang berada sangat dekat dengan permukiman warga. Karena itu kami akan menyurati para pemilik usaha agar segera melakukan relokasi ke lokasi yang lebih sesuai," kata Khairil.

Menurut Khairil, pemerintah daerah memahami aktivitas tersebut menjadi sumber penghidupan bagi sebagian masyarakat. Namun aspek kesehatan dan keselamatan warga tetap harus menjadi perhatian bersama.

"Kami mengajak semua pihak untuk memahami bahwa lokasi seperti ini tidak ideal karena berada di tengah kawasan pemukiman. Pemerintah daerah ingin mencari solusi yang baik agar aktivitas ekonomi tetap berjalan, tetapi masyarakat juga terlindungi," ujarnya.

Mantan Camat Gantung ini menegaskan langkah awal yang dilakukan pemerintah adalah memberikan kesempatan kepada para pemilik usaha untuk menindaklanjuti imbauan yang disampaikan.

Apabila tidak ada tindak lanjut, Pemkab Beltim akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan langkah berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami ingin mengedepankan komunikasi dan pendekatan yang baik terlebih dahulu. Karena itu kami akan menyampaikan surat resmi agar para pemilik usaha segera melakukan penyesuaian. Harapannya ada kesadaran bersama untuk mendukung upaya penataan yang dilakukan pemerintah daerah," ujar Khairil.

Melalui kegiatan monitoring ini, Pemkab Beltim berharap aktivitas pengolahan mineral logam dapat berlangsung di lokasi yang sesuai sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat di sekitar kawasan permukiman.