Beranda / Berita / Detil Berita

Kepesertaan Capai 99%, Pemkab Beltim Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

29/Jan/2026, 11:10 WIB • Tassa

utama #UHC Award Kategori Madya #Kesehatan 👁️ 541x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan kesehatan. 

Pemkab Beltim berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Madya dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI yang diserahkan di Jakarta, (27/01/2026). Penghargaan ini diberikan atas capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang melampaui target nasional, yakni mencapai 99,76% persen serta tingkat keaktifan peserta di atas 89,50 persen.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat. Capaian ini menunjukkan keseriusan Pemkab Beltim dalam mendukung program strategis nasional di bidang kesehatan, khususnya perlindungan kesehatan bagi warga.

Bupati Kamarudin menyampaikan bahwa penghargaan UHC Award ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, forum CSR, Baznas hingga dukungan masyarakat. 

“Keberhasilan mencapai target kepesertaan JKN menjadi bukti bahwa pemerintah daerah hadir untuk memastikan hak dasar masyarakat Beltim di bidang kesehatan terpenuhi,” kata Bupati. 

Dikatakan oleh Bupati, bahwa Pemkab Beltim terus berupaya menjaga keberlanjutan program JKN melalui optimalisasi pendataan peserta, penguatan pembiayaan kesehatan daerah, serta peningkatan mutu fasilitas dan tenaga kesehatan.

“Ke depannya kami bercita-cita untuk mencapai kategori utama dengan UHC minimal 99% dan 95 persen tingkat keaktifan peserta. Karena kepesertaan aktif BPJS merupakan kunci utama dalam mewujudkan jaminan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi setiap penduduk,” ungkap Kamarudin.

Dengan capaian UHC ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang terkendala akses pelayanan kesehatan akibat persoalan biaya.

"Tidak boleh lagi ada orang tidak mampu yang takut berobat di Beltim, karena pembiayaannya sudah dijamin oleh Pemda," lugas Bupati.

Lebih jauh Bupati mengatakan bahwa pencapaian tersebut disampaikan sebagai bentuk refleksi atas keberhasilan yang telah diraih, sekaligus penegasan bahwa hasil tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk berpuas diri, melainkan harus dimaknai sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Capaian ini tidak boleh membuat kita berpuas diri. Justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan seluruh masyarakat Beltim mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan bermutu,” tegasnya. 

Penghargaan UHC Award Kategori Madya ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Kabupaten Beltim menuju daerah yang sehat, sejahtera, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.