Beranda / Berita / Detil Berita

Kampung KB Pariwisata Burong Mandi, Satukan Pembangunan Keluarga dan Potensi Desa

22 Sep 2026, 20:13 WIB Atha
opd #Kampung KB Pariwisata Burong Mandi 39x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Erna Kunondo mewakili Bupati Kamarudin Muten meresmikan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Pariwisata di Desa Burong Mandi, Kecamatan Damar, Selasa (22/9/2026). Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Erna Kunondo sebagai tanda peluncuran Kampung KB Pariwisata. 

Pengembangan Kampung KB Pariwisata diarahkan tidak hanya untuk memperkuat kualitas keluarga, tetapi juga memberdayakan masyarakat serta mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lokal.

Erna mengatakan, Kampung Keluarga Berkualitas harus memberikan manfaat nyata bagi keluarga, mulai dari kesehatan, tumbuh kembang anak, masa depan remaja hingga kesejahteraan masyarakat.

“Karena itu, para kader, kelompok keluarga, UPPKA, dan remaja harus terus bergerak bersama, menjaga lingkungan dan kawasan wisata, mengembangkan produk, serta mendorong kreativitas generasi muda,” kata Erna.

Menurutnya, Kampung KB Pariwisata perlu menjadi wadah kolaborasi masyarakat dalam memperkuat keluarga sekaligus mendorong pemberdayaan dan pengembangan potensi wisata di Desa Burong Mandi.

“Jadikan Kampung Keluarga Berkualitas Pariwisata ini sebagai gerakan bersama untuk memperkuat keluarga, memberdayakan masyarakat, menjaga lingkungan, dan mengembangkan pariwisata,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa mengatakan Kampung Keluarga Berkualitas merupakan bentuk pembangunan yang dimulai dari keluarga dan dilaksanakan melalui berbagai program di tingkat desa.

Ia menjelaskan, data keluarga menjadi dasar untuk mengenali kebutuhan, menentukan sasaran, menghubungkan pelayanan, serta memastikan intervensi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pengembangan Kampung KB Pariwisata di Desa Burong Mandi mempunyai arti yang strategis. Desa ini memiliki potensi alam, budaya dan aktivitas ekonomi masyarakat yang dapat tumbuh bersama dengan pembangunan keluarga,” kata Fazar.

Menurutnya, integrasi pembangunan keluarga dengan potensi pariwisata dapat membuka ruang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan.

“Ketika pengelolaan pariwisata dipadukan dengan peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, pengasuhan, perlindungan sosial, ketahanan keluarga dan pemberdayaan ekonomi, maka masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat pembangunan,” ujarnya.

Fazar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Beltim, Pemerintah Desa Burong Mandi, Puskesmas, para kader dan seluruh mitra yang telah mendukung pengembangan Kampung KB yang sebelumnya berhasil menjadi pemenang terbaik pertama tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Siapkan Pengembangan Ekonomi Kreatif

Kepala Desa Burong Mandi, Sudarsono mengatakan pencapaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak dalam mengembangkan Kampung KB di Desa Burong Mandi.

“Ini pencapaian luar biasa. Tentunya ini kerja keras lintas sektor, Ibu PLKB bersama rekan-rekan dari Kabupaten Beltim, para pengurus Kampung KB beserta pokja, kemudian seluruh kader di Desa Burong Mandi,” katanya.

Sudarsono menegaskan, penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk melakukan perbaikan dan mengembangkan Kampung KB secara berkelanjutan. Setelah peluncuran, Pemerintah Desa Burong Mandi akan mulai mengoptimalkan keterkaitan antara pariwisata dan ekonomi kreatif lokal.

“Bagaimana kita mengoptimalkan antara pariwisata dengan ekonomi kreatif lokal. Dengan keterbatasan anggaran dan sumber daya, tentunya kami membutuhkan dukungan kepala daerah dan para anggota dewan agar Kampung Keluarga Berkualitas dengan pariwisata ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan kemandirian ekonomi kreatif lokal,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan sembako dan bantuan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) kepada masyarakat, bantuan pembangunan jamban sehat, serta penghargaan kepada sejumlah mitra dan stakeholder yang dinilai turut berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan Gerakan GENTING di Kabupaten Beltim.