Beranda / Berita / Detil Berita

Dua Bupati Perkuat Sinergi Revalidasi Geopark Belitong

23/Jan/2026, 21:15 WIB • Marliana

utama #Geopark Belitong #Revalidasi Belitong #Belitong UNESCO Global Geopark 👁️ 223x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten dan Bupati Belitung, Djoni Alamsyah menegaskan komitmen bersama dalam menghadapi revalidasi Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp) tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama jajaran Badan Pengelola Geopark Belitong di Ruang Rapat Bupati Belitung Timur, Jumat (23/01/26).

Bupati Beltim Kamarudin Muten menekankan status UGGp merupakan amanah internasional yang harus dijaga melalui kerja nyata dan kolaborasi.

“Belitong UNESCO Global Geopark adalah kebanggaan masyarakat Pulau Belitong. Status ini bukan hanya pengakuan dunia, tetapi juga tanggung jawab kita untuk memastikan pengelolaannya memberi manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, revalidasi menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pengelolaan kawasan. 

“Kita ingin memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan benar-benar selaras dengan prinsip UNESCO, mulai dari pelestarian alam, edukasi, hingga pengembangan ekonomi lokal berbasis keberlanjutan,” tuturnya

Sementara itu, Bupati Belitung Djoni Alamsyah dalam kesempatan yang sama menyoroti pentingnya kesamaan langkah antara dua kabupaten dalam menjaga kualitas geopark. 

“Geopark ini tidak dibatasi wilayah administratif. Karena itu, Belitung dan Belitung Timur harus terus berjalan seiring, baik dalam perencanaan, penganggaran, maupun pelaksanaan program di lapangan,” ucap Djoni,

Ia juga menambahkan bahwa dukungan lintas sektor perlu diperkuat dalam menghadapi penilaian UNESCO mendatang.

“Kita perlu memperkuat infrastruktur pendukung, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan memperluas promosi terpadu agar nilai geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati Belitong semakin dikenal dunia,” Jelasnya.

Divisi Promosi dan Acara pada Badan Pengelola Geopark Belitong, Septi Anggraheni turut menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas geopark. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan revalidasi sangat dipengaruhi oleh pemahaman publik terhadap nilai kawasan. 

“Geopark bukan hanya tentang batuan atau bentang alam, tetapi juga tentang manusia yang hidup di dalamnya. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi kunci agar geopark benar-benar dijaga bersama,” tegas Septi.

Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi pengelolaan di tingkat lokasi geosite. Menurutnya, kualitas pengelolaan di lapangan akan menjadi cerminan utama dalam proses penilaian UNESCO.

“Kualitas geopark akan terlihat dari bagaimana geosite dirawat, bagaimana informasi disampaikan kepada pengunjung, dan bagaimana masyarakat lokal dilibatkan. Hal-hal kecil di lapangan justru sangat menentukan dalam penilaian UNESCO,” pungkasnya.