Beranda / Berita / Detil Berita

Bupati Beltim Terima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen

25/Mei/2026, 14:18 WIB • Tassa

utama #Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah #Kemendikdasmen 👁️ 61x dibaca

Jakarta, Prokom Setda Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Beltim, Kamarudin Muten menerima penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)  melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Senin (25/05/2026) di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Kota Depok.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, dalam rangkaian kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah di tengah arus modernisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kamarudin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, pelestarian bahasa daerah merupakan bagian penting dalam menjaga identitas budaya dan warisan leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat, khususnya generasi muda Kabupaten Beltim.

“Bahasa daerah bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga identitas dan kekayaan budaya yang harus dijaga bersama. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk terus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal melalui pendidikan dan kegiatan kebudayaan,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat dalam membiasakan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, bahasa ibu dapat terus diwariskan dari generasi ke generasi Belitung Timur.

“Penghargaan yang diterima hari ini, tidak hanya sekadar menjadi capaian administratif pemerintah daerah, namun lebih dari itu, penghargaan ini menjadi simbol bahwa pelestarian bahasa daerah kini dipandang sebagai investasi budaya jangka panjang,” ujarnya. 

Bupati Kamarudin menegaskan Pemkab Beltim senantiasa berkomitmen untuk terus mendukung program pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat yang berakar pada nilai-nilai lokal. Penghargaan ini diharapkan menjadi semangat bersama untuk menjaga keberagaman budaya Indonesia, khususnya bahasa daerah sebagai warisan bangsa yang tak ternilai.