Beranda / Berita / Detil Berita

Bupati Beltim Bantu Hermanto, Dorong Segera Dapat Penanganan Medis

17 Agt 2026, 22:17 WIB Vishy
utama #Kesehatan 111x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Selama tujuh bulan, Yaya menjalani hari-hari yang tidak mudah. Di tengah keterbatasan ekonomi, perempuan 24 tahun itu harus merawat suaminya, Hermanto, yang mengalami gangguan pada kedua kakinya setelah jatuh sakit ketika bekerja di laut. Kakinya tiba-tiba mati rasa sehingga tidak bisa digerakkan hingga saat ini.

Pekerjaan rumah tangga, mencari penghasilan, sekaligus merawat suami harus dijalani bersamaan. Dengan penghasilan sekitar Rp40 ribu sehari dari bekerja di warung kopi, Yaya berusaha memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Senin (17/08/26), perjuangan panjang itu mendapat perhatian langsung dari Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten. Bupati Kamarudin datang ke kediaman Hermanto di Desa Baru, Kecamatan Manggar setelah mengetahui kondisi warga tersebut melalui media sosial.

Bagi Yaya kunjungan ini menjadi sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan.

“Saya tidak sangka tiba-tiba mereka memberitahu, siang ini Bapak Bupati datang ke rumah,” ujar Yaya.

Bupati Pastikan Kebutuhan Dasar Keluarga Dibantu

Bupati Kamarudin mengatakan, dirinya mengetahui kondisi Hermanto setelah melihat informasi mengenai warga tersebut melalui media sosial.

Karena itu, setelah mengikuti rangkaian kegiatan Memperingati HUT RI ke-81, ia bersama rombongan menyempatkan diri untuk datang langsung melihat kondisi Hermanto.

Menurut Kamarudin, kondisi Hermanto membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Ia berharap Hermanto segera dibawa ke puskesmas maupun RSUD agar dapat diperiksa dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

“Besok akan dibawa ke puskes dan RSUD, mudah-mudahan kondisinya bisa membaik,” kata Kamarudin.

Selain mendorong pengobatan, Kamarudin juga memastikan kebutuhan dasar keluarga tetap diperhatikan selama Hermanto belum dapat bekerja.

“Sementara keluarga kan enggak ada yang kerja, paling istri dia bantu-bantu sedikit. Nanti diberi bantuan sembako untuk keberlangsungan hidupnya dan juga akan diantar kursi roda,” ujar Kamarudin.

Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban Yaya yang selama ini menjadi satu-satunya tumpuan keluarga.

Yaya Hanya Ingin Suaminya Sembuh

Di tengah segala keterbatasan yang dihadapinya, Yaya sebenarnya tidak memiliki banyak permintaan.

Ia hanya ingin Hermanto kembali sehat dan dapat menjalani aktivitas seperti sebelumnya. Kesembuhan suaminya menjadi harapan terbesar sekaligus alasan baginya untuk terus bertahan.

“Harapan saya, cepat sembuh, cepat sehat, biar cepat beraktivitas seperti dulu. Mudah-mudahan perjuangan saya tidak sia-sia selama ini,” ucapnya.

Yaya bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak menginginkan kekayaan ataupun harta. Baginya, hidup sederhana bersama suami dalam kondisi sehat sudah lebih dari cukup.

“Yang penting suami saya sehat saja. Hidup sederhana tidak apa yang penting nyaman, yang penting bahagia,” katanya.

Ia pun kembali menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Bupati Beltim yang datang langsung melihat kondisi suaminya.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati yang telah menyempatkan datang melihat keadaan suami saya,” ujar Yaya sambil menyeka air mata di pipinya.

Kunjungan Bupati Kamarudin tersebut menjadi secercah harapan bagi Yaya dan Hermanto. Di tengah perjuangan yang panjang, perhatian dari pemerintah daerah membuat keluarga kecil itu merasa tidak berjalan sendirian menghadapi masa sulit.

Bagi Yaya, bantuan yang diberikan bukan sekadar sembako maupun biaya pengobatan. Yang lebih berarti adalah hadirnya perhatian dan kepedulian ketika dirinya sedang berada pada titik paling sulit dalam perjuangan merawat orang yang dicintainya.