Beranda / Berita / Detil Berita

Maulid Nabi di Desa Baru, Wabup Ajak Warga Teladani Rasulullah dan Bijak Kelola Keuangan

26 Agt 2026, 07:54 WIB Fauzi
utama #Maulid Nabi 23x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Lebih dari 500 warga Desa Baru dan sekitarnya memadati halaman Masjid As-Salam I Desa Baru, Kecamatan Manggar, Selasa (25/8/26) malam. Mereka mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.

Jamaah dan undangan yang hadir tidak hanya mengikuti rangkaian tausiah, tetapi juga mendapat tambul yang dibagikan panitia masjid. Seluruh jamaah yang hadir mendapatkan bagian.

Peringatan Maulid Nabi turut dihadiri Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Khairil Anwar, Ketua DPRD Kabupaten Beltim Fezzi Uktolseja, pimpinan organisasi keislaman, Camat Manggar, unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat.

Ceramah agama disampaikan Ustaz Arumuzwara. Kepala Kantor Urusam Agama Kecamatan Gantung ini mengangkat tema “Menjadikan Rasulullah sebagai Role Model dalam Berpikir, Bertindak dan Berakhlak.”

Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar mengatakan peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satunya melalui sikap saling menghormati, membantu sesama, menjaga persaudaraan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Dalam kesempatan tersebut, Khairil juga memberikan perhatian khusus kepada kaum ibu. Menurutnya, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil membutuhkan kecermatan setiap keluarga dalam mengatur keuangan rumah tangga.

Ia mengingatkan agar pemasukan dan pengeluaran keluarga benar-benar diperhitungkan.

“Pemasukan dan pengeluaran itu harus seimbang. Diatur betul-betul,” pesan Khairil.

Menurutnya, kondisi ekonomi yang terjadi saat ini bukan hanya dirasakan Kabupaten Beltim. Situasi serupa juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, keluarga perlu memiliki kemampuan mengatur kebutuhan berdasarkan skala prioritas. Sikap bijak dalam mengelola keuangan rumah tangga dinilai menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghadapi kondisi tersebut.

“Jadi kita harus pandai mengatur-mengatur. Jangan muat tambah pening suami,” katanya.

Jaga Kondusivitas, Jangan Mudah Terprovokasi

Selain persoalan ekonomi keluarga, Khairil mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, kondisi daerah yang kondusif merupakan modal penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas pembangunan.

Mantan Camat Simpang Pesak ini meminta masyarakat tidak mudah tersulut oleh keadaan maupun informasi yang belum tentu benar. Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin dan mengutamakan musyawarah.

“Jaga kondisi juga. Kondusivitas daerah perlu kita perhatikan. Jangan mudah tersulut dengan keadaan,” katanya.

Khairil berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat semakin memperkuat kepedulian dan persaudaraan masyarakat. Keteladanan Rasulullah, kata dia, dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk memperkuat peran masjid di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid diharapkan menjadi ruang untuk membangun kepedulian sosial dan karakter generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Beltim, kata Khairil, membutuhkan dukungan, doa dan masukan dari para ulama, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.

Khairil berharap semangat keteladanan Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian dan persaudaraan menjadi nilai yang penting untuk terus dirawat di tengah masyarakat.