Beranda / Berita / Detil Berita

Belitung Timur Disebut pada Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Peringatan HUT ke-81 RI

14 Agt 2026, 23:17 WIB Ajeng
utama #Pidato Kenegaraan #Pidato Presiden Prabowo 30x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim - Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten dan Wakil Bupati, Khairil Anwar menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Beltim dengan agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia (RI), dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 RI, Jumat (14/08/2026) di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Beltim.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Beltim, Agus Firmansyah juga turut dihadiri Forkopimda, Sekretaris Daerah, Para Asisten dan Staf Ahli, Anggota DPRD, Para Kepala OPD dan Camat dilingkungan pemerintah Kabupaten Beltim, Kepala Desa, Organisasi Masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam Pidato Kenegaraan yang disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya berpegang pada empat pedoman utama dalam menjalankan roda pemerintahan, serta menjadi landasan dalam menunaikan janji dan sumpahnya sebagai Presiden RI. 

“Pemerintah menjaga kekayaan bangsa Indonesia agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Dalam bekerja kami mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya serta selalu berorientasi pada kepentingan rakyat, anak-anak dan cucu-cucu kita,” tegas Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto juga memaparkan berbagai capaian pemerintah selama 21 bulan, atau tepatnya 663 hari masa kepemimpinannya. Salah satunya pemerintah memperluas jalur Pendidikan bagi siswa berprestasi sekaligus memperkuat akses menuju perguruan tinggi terbaik dunia. 

“Untuk siswa dengan bakat dan kecerdasan istimewa, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan empat SMA Unggul Garuda Baru di Belitung Timur, Konawe Selatan, Bulungan dan Timor Tengah Selatan, serta Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi menjangkau 42 sekolah di 15 provinsi,” paparnya 

Capaian ini menunjukan strategi pembangunan manusia yang diarahkan pada dua sisi sekaligus yakni untuk memperluas kesempatan Pendidikan berkualitas bagi siswa berprestasi di berbagai daerah dan meningkatkan daya saing institusi Pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah juga berupaya menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk menjaga kekayaan bangsa agar manfaatnya dapat dinikmati seluruh masyarakat. Ia menegaskan dalam menentukan kebijakan terkait pertambangan timah khususnya, berpedoman atas dasar rakyat Indonesia.

Menanggapi Pidato Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Unggul Garuda, Bupati Kamarudin Muten mengungkapkan bahwa pembangunan manusia harus ditopang dengan Pendidikan yang berkualitas dan akses pembelajaran yang merata.

“Pada Pidato Kenegaraan Presiden tadi, disebut salah satu e di Belitung Timur telah dibangun SMA Unggul Garuda untuk generasi Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Jadi kite patut bangge, ade sekolah unggulan di daerah kite,” ungkap Kamarudin.

Terkait pertambangan timah yang juga disampaikan oleh Presiden pada Pidato Kenegaraan, Ia berpesan dengan bijaksana agar masyarakat Belitung Timur untuk selalu rukun dan kompak serta tidak mudah terpengaruh oleh orang lain maupun informasi yang belum jelas sumbernya.

“Selain tentang SMA Unggul Garuda, tadi Presiden juga mengingatkan tentang pertambangan timah, ini berarti ada perhatian lebih dari Presiden kepada daerah kita. Untuk itu, Saya minta masyarakat Belitung Timur untuk kompak dan jangan mudah terpengaruh dengan orang lain,” ungkap Kamarudin.

Melalui Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus bergotong royong dalam mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Beltim berharap momentum mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI ini dapat memperkuat tekad dan semangat seluruh lapisan masyarakat untuk mengisi kemerdekaan sesuai cita-cita luhur para pendiri bangsa.