Beranda / Berita / Detil Berita

Audiensi dengan Manajer KDMP, Bupati Beltim Tekankan Integritas dan Kesiapan Operasional

19 Okt 2026, 20:30 WIB • Fauzi
utama #KDMP #Kopdes 43x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten mengingatkan para manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar menjaga integritas dan menjalankan tugas secara bertanggung jawab dalam mempersiapkan operasional koperasi di wilayahnya. Ia menegaskan, semangat belajar dan kesungguhan dalam bekerja menjadi bekal penting agar program tersebut dapat berjalan sesuai tujuan.

Pesan itu disampaikan Kamarudin saat menerima audiensi sembilan manajer KDMP yang bertugas di Kabupaten Beltim di ruang kerjanya, Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Beltim, Amrullah.

Dalam arahannya, Kamarudin meminta para manajer memahami karakteristik pekerjaan yang berbeda dari pengalaman mereka sebelumnya. Ia mendorong para manajer untuk terus belajar dan beradaptasi setelah menjalani pelatihan selama sekitar satu setengah bulan.

Menurutnya, pengelolaan KDMP membutuhkan tanggung jawab dan integritas, terlebih karena koperasi direncanakan menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan barang bersubsidi. Karena itu, ia mengingatkan agar kesempatan yang diberikan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

“Yang paling penting mereka punya semangat dan mau belajar. Rencana program KDMP ini baik, tetapi pelaksanaannya sampai ke bawah harus dijaga,” kata Kamarudin.

Pria yang akrab dipanggil Afa ini juga menyoroti pentingnya kejelasan pelaksanaan operasional koperasi. Kamarudin menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait di tingkat pusat mengenai pengaturan operasional KDMP, termasuk setelah memperoleh informasi tentang pola kerja yang disebut berlangsung dari Senin hingga Jumat.

“Terus pesan saya ingat, jangan ada yang merasa ini kesempatan, jangan. Jadi pas dia ngelola nanti itu kan barang banyak subsidi, nanti harga itu dimainkan itu ndak baik,” pesannya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Beltim, Amrullah menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan manajer, pemerintah desa, dan instansi terkait. Saat ini, verifikasi dan validasi juga dilakukan terhadap KDMP yang bangunannya telah selesai sepenuhnya.


Baru Setengah KDMP di Beltim yang Sudah Punya Gedung 

Sementara itu, perwakilan manajer KDMP Beltim, Bryan Bimantoro menjelaskan bahwa proses penempatan manajer masih dilakukan secara bertahap. Ia menyebutkan, terdapat 11 manajer yang telah memperoleh penempatan pada tahap awal di sejumlah wilayah Beltim. Namun, penempatan manajer lainnya masih berproses, termasuk penyesuaian lokasi bagi mereka yang ditempatkan jauh dari domisili.

“Untuk saat ini proses penempatan sendiri masih dilakukan bertahap. Ada beberapa yang direlokasi karena penempatan tidak sesuai dengan domisili dan masih dalam proses,” jelas Brams sapaan Bryan.

Selain penempatan sumber daya manusia, kesiapan bangunan KDMP juga masih bervariasi. Bryan mengatakan sebagian bangunan telah selesai sepenuhnya, sedangkan beberapa lainnya masih dalam tahap pembangunan, dengan progres sekitar 50 hingga 60 persen. 

“Ada juga yang belum, ada juga yang belum, ada yang 100%, ada yang masih dalam tahap pembangunan. Masih proses 50-60% gitu. Namun ada juga yang sudah 100%, kaya di Desa Kurnia Jaya, Air Kelik, Simpang Tiga dan lain-lain,” ungkap Brams.

Terkait wacana penyaluran gaji aparatur sipil negara melalui KDMP, Manajer KDMP Desa Padang ini menjelaskan bahwa pihaknya belum menerima petunjuk teknis maupun prosedur pelaksanaan yang menjadi dasar untuk menjalankan kebijakan tersebut. Karena itu, para manajer masih menunggu arahan lebih lanjut dari pihak terkait.

“Untuk saat ini, wacana tersebut itu masih dalam tahap wacana, masih dalam pemetaan dari pemerintah pusat . Namun untuk kejelasan dan sebagainya juga kami sedang menunggu arahan dari Agrinas, karena SOP, Juknis, Judlak dan segala macamnya belum ada, jadi belum ada sampai ke kamii,” ujar Brams.