Gubernur Babel beserta Jajaran Forkopimda berfoto bersama saat Peresmian Pabrik Rak Telur
Gubernur Babel, Hidayat Arsani menyampaikan arahaan sesaat sebelum launching Pabrik Cetak Rak Telur
Bupati Beltim, Kamarudin Muten saat diwawancarai usai Launching Pabrik Cetak Rak Telur
Kepala Desa Lalang Jaya, Artono saat menyampaikan sambutan
Gubernur Babel, Hidayat Arsani Meresmikan Pabrik Cetak Rak Telur
Mesin Cetak Rak Telur Desa Lalang Jaya
Gubernur Babel, Hidayat Arsani saat mengunjungi Pasar Tani Desa Lalang Jaya
Gubernur Babel Resmikan Pabrik Cetak Rak Telur di Desa Lalang Jaya, Dorong Ekonomi Desa Berkelanjutan
30/Des/2025, 20:54 WIB • Vishy
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani menandatangani prasasti peresmian Pabrik Cetak Rak Telur di Dusun Harapan Jaya, Desa Lalang Jaya, Senin (30/12/25). Hal ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan industri berbasis desa.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, Danlanal Babel, Kolonel Marinir Yulindo, pimpinan OPD terkait, unsur Forkopimda, serta undangan lainnya.
Gubernur Kepulauan Babel, Hidayat Arsani menyampaikan bahwa kehadiran pabrik cetak rak telur ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap tumbuhnya dunia usaha dan industri kecil di daerah, khususnya yang digerakkan dari desa.
“Peresmian pabrik ini kita harapkan dapat memberi semangat kepada masyarakat untuk terus bergerak di bidang ekonomi. Inisiatif seperti ini penting untuk menjaga ketahanan ekonomi daerah,” ujar Hidayat.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel akan terus mendorong lahirnya usaha-usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau ini berjalan dengan baik dan produksinya meningkat, tentu manfaatnya akan kembali ke rakyat. Kita ingin ekonomi desa tumbuh dan masyarakatnya semakin mandiri,” katanya.
Sementara itu, Bupati Beltim, Kamarudin Muten mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Desa Lalang Jaya melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam melihat peluang usaha yang potensial.
“Ini adalah contoh inovasi kreatif dari desa. Saya selalu mendorong agar kita berani berinovasi, melihat peluang, dan tidak hanya meniru, tetapi menciptakan sesuatu yang sesuai dengan potensi daerah,” ungkap Kamarudin.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung upaya-upaya produktif yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
“Kita ingin ekonomi daerah ini terus bergerak. Kritik boleh, tapi apresiasi juga perlu. Kalau ada hal baik seperti ini, mari kita jaga dan kembangkan bersama,” tambahnya.
Majukan Ekonomi Berbasis Lokal
Kepala Desa Lalang Jaya, Artono menjelaskan bahwa pembangunan pabrik ini bersumber dari anggaran desa sekitar Rp650 juta dan telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kapasitas produksi mencapai sekitar 2.000 rak telur per jam, dengan jam operasional disesuaikan kebutuhan pasar.
“Pabrik ini dibangun bukan untuk gengsi, tetapi untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa, agar mereka bisa terlibat langsung dan merasakan manfaatnya,” jelas Artono.
Ia berharap pabrik ini dapat menjadi solusi di tengah sulitnya lapangan pekerjaan, khususnya bagi masyarakat desa.
“Harapan kami, terutama ibu-ibu bisa bekerja di sini untuk membantu perekonomian keluarga. Yang penting sekarang pabrik ini bisa berjalan, menutup biaya operasional, dan berkembang secara bertahap,” katanya.
Sementara itu, Direktur Bumdes Sedulang Jaya, Ahmad mengatakan bahwa sudah siapkan tenaga kerja untuk menjalankan produksi pabrik.
"Kemarin kan sudah diadakan pelatihan untuk karyawan selama satu minggu. Jadi, hari ini kita resmi sudah mulai produksi untuk menjalankan pasaran di Beltim ini," kata Ahmad.
Ia juga menyampaikan bahwa untuk bahan baku produksi cukup mudah didapat dari pemasok lokal di Kabupaten Beltim.
"Bahan baku produksi berasal dari limbah kardus, kertas, dan bisa dicampur dengan serbuk gergaji yang kita dapatkan dari beberapa pelaku usaha di Beltim, jadi kita bekerjasama dengan mereka," pungkas Ahmad.
Dengan diresmikannya Pabrik Cetak Rak Telur Desa Lalang Jaya, diharapkan industri desa ini dapat berkembang secara berkelanjutan, memperluas jangkauan pemasaran hingga tingkat provinsi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Beltim.