Foto Bersama Sebelum Race
Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
Sambutan Ketua KORMI Beltim
Sambutan Ketua Pelaksana
Para Peserta Festival Burung Mandi S.U.P.
Pembukaan Festival Burung Mandi
Foto Bersama Sebelum Race
Peserta Melakukan Start
Menuju Finish
Festival Burung Mandi 2025 Resmi Dibuka, Stand Up Paddle Jadi Magnet Baru Pariwisata Beltim
29/Nov/2025, 18:35 WIB โข Jionda
Damar, Diskominfo SP Beltim โ Suasana pagi yang cerah di Pantai Burung Mandi menjadi saksi dibukanya secara resmi Festival Burung Mandi 2025, yang tahun ini menghadirkan perlombaan Stand Up Paddle sebagai salah satu agenda utamanya. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Khairil Anwar, pada Sabtu (29/11/2025).
Perhelatan yang berlangsung dua hari, 29โ30 November 2025 ini, mengusung semangat kolaborasi antara olahraga rekreasi, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat. Pantai Burung Mandi dipilih karena dianggap sebagai lokasi terbaik untuk pengembangan sport tourism, sekaligus promosi potensi bahari Beltim.
Ketua Pelaksana, Herri Susanto dalam laporannya menyampaikan bahwa festival ini lahir dari Program Kerja SUP.id Belitung Timur tahun 2025. Kegiatan ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya menggali potensi atlet pesisir, memperluas jejaring komunitas olahraga air, serta menarik wisatawan untuk menikmati pesona Burung Mandi.
โPantai Burung Mandi bukan hanya aset wisata, tetapi arena alami yang luar biasa untuk olahraga air. Melalui event ini, kami ingin menggandeng prestasi olahraga dayung dengan promosi pariwisata untuk mendongkrak ekonomi lokal,โ ungkap Herri.
Festival ini menghadirkan tiga kategori lomba Stand Up Paddle: 300 meter Challenge, 3000 meter Fun Adventure, dan 100 meter Sprint, dengan total peserta sebanyak 20 atlet dan pegiat dari kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ketua KORMI Beltim, Khairil Anwar, dalam sambutannya menegaskan bahwa Stand Up Paddle merupakan olahraga yang sangat sesuai dengan karakter alam Belitung Timur, sekaligus memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai olahraga rekreasi unggulan.
โStand Up Paddle sangat dekat dengan alam, menyatu dengan laut, serta menumbuhkan ketenangan dan kebugaran. Kami bangga olahraga ini semakin digemari masyarakat, khususnya generasi muda,โ ujar Khairil.
Khairil juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang akan terus berkembang di masa mendatang.
"Kalau ada yang pertama, pasti akan ada yang kedua, ketiga, dan seterusnya. Ini baru permulaan, dan kami yakin kegiatan ini akan semakin besar serta memberi manfaat luas bagi masyarakat," tegas Khairil.
Para peserta juga diingatkan untuk mengutamakan sportivitas, kebersamaan, dan keselamatan selama bertanding.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Ketua KORMI Beltim secara resmi membuka perlombaan Stand Up Paddle dalam rangkaian Festival Burung Mandi 2025.
Sorakan semangat dari masyarakat dan peserta menandai dimulainya kompetisi di perairan jernih Burung Mandi.
Festival ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar, menghidupkan destinasi wisata Burung Mandi, serta membuka kesempatan lebih luas bagi pengembangan olahraga rekreasi di Belitung Timur.