Wabup Beltim, Khairil Anwar memimpin Apel KORRI Bulanan
ASN di lingkungan Pemkab Beltim saat mengikuti Apel
Wabup Beltim, Khairil Anwar memberikan arahan saat apel KORPRI
Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Bupati beserta Kepala OPD turut mengikuti Apel bulanan KORPRI
Wabup Beltim, Khairil Anwar saat diwawancarai
Wabup Beltim Tegaskan ASRI dan Pelayanan Maksimal Jelang Ramadan
18/Feb/2026, 12:11 WIB • Marliana
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Khairil Anwar menegaskan komitmen disiplin, kebersihan lingkungan kerja, serta peningkatan kualitas pelayanan publik saat memimpin Apel Bulanan KORPRI Pemkab Beltim, Rabu (18/2//26).
Khairil menegaskan tindak lanjut arahan Presiden dan Gubernur Bangka Belitung terkait pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) kepada seluruh jajaran Pemkab Beltim.
“Segera konsisten melaksanakan gerakan ASRI di wilayah masing-masing dengan rutin melaksanakan kegiatan Jum’at Bersih. Karena dengan lingkungan kerja yang bersih, suasana menjadi nyaman, semangat kerja meningkat, dan pelayanan kepada masyarakat pun semakin baik,” ucapnya.
Memasuki bulan Ramadan, Khairil meminta seluruh perangkat daerah menyesuaikan pola kerja sesuai ketentuan jam kerja selama Ramadan, tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
“Saya minta seluruh perangkat daerah menyesuaikan pola kerja sesuai jam kerja yang berlaku, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jadikan Ramadan sebagai kesempatan untuk meningkatkan etos kerja, kesabaran, kejujuran, serta kepedulian sosial,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa pengurangan jam kerja tidak boleh diartikan sebagai pengurangan pelayanan.
“Kalau pengurangan jam kerja itu tidak akan mengurangi pelayanan. Jangan kita balik, dengan pengurangan jam kerja pelayanan juga dikurangi, tidak. Dari segi pelayanan justru makin harus maksimal,” tegasnya.
Selain menyoroti disiplin dan pelayanan, Khairil juga memberikan perhatian serius pada stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan. Perangkat daerah teknis diminta melakukan monitoring ketersediaan BBM, elpiji 3 kilogram, serta barang kebutuhan pokok di pasar.
“Pastikan stabilitas harga di pasar tetap terjaga, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadan. Lakukan koordinasi dan pengawasan sesuai tugas masing-masing, agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau,” pungkasnya.