Pembcaaan amanat menteri
Upacara Hardiknas
Pengibaran bendera merah putih
Suasana upacara
-5
Tamu undangan
Peserta upacara
Guru dan tenaga kependidikan saat memberian penghormatan
Bupati saat serahkan piagam penghargaan
Wabup saat serahkan piagam
Upacara Hardiknas 2026 Berlangsung Khidmat, Bupati Beltim Tekankan Penguatan SDM Unggul
02/Mei/2026, 16:46 WIB • Fauzi
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Beltim, Sabtu (2/5/2026) Pagi.
Bupati Beltim, Kamarudin Muten bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai Pemkab Beltim, para guru dan tenaga kependidikan, serta siswa perwakilan dari berbagai sekolah. Turut hadir unsur Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Upacara berlangsung khidmat di bawah cuaca cerah, dengan seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara tertib dan penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti. Amanta menteri menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk melakukan refleksi dan meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional.
Disampaikan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh menuju negara yang maju, makmur, dan bermartabat.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan lima kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, di antaranya pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter melalui pembelajaran mendalam, peningkatan literasi dan numerasi, hingga perluasan akses pendidikan yang inklusif dan fleksibel.
Selain itu, ditekankan pula bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan kolaborasi empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, serta didukung oleh tiga hal utama: pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.
Wajib Belajar 9 Tahun dan Target SMA Unggul Garuda
Usai upacara, Bupati Beltim, Kamarudin Muten menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Beltim. Ditegaskannya bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama, bahkan akan diperkuat melalui penandatanganan pakta integritas bagi OPD terkait, khususnya Dinas Pendidikan.
“Kita akan minta komitmen yang jelas. Salah satunya, wajib belajar 9 tahun harus benar-benar dituntaskan di Kabupaten Beltim,” tegas Kamarudin.
Menurutnya, hingga saat ini capaian wajib belajar tersebut masih perlu ditingkatkan, sehingga diperlukan langkah konkret dan terukur dari seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Selain itu, Bupati juga menargetkan peningkatan kualitas lulusan SMP agar mampu bersaing masuk ke sekolah unggulan, termasuk SMA Unggul Garuda. Di mana tahun ini baru 13 siswa asal Beltim yang bisa masuk ke SMA Unggul Garuda.
“Kita targetkan minimal 20 persen lulusan SMP di Beltim bisa masuk ke SMA Unggul Garuda. Itu sudah kita sampaikan dan harus dipersiapkan dengan baik,” kata Karamudin.
Mantan kontraktor ini menjelaskan target tersebut sejalan dengan peluang yang telah diberikan pemerintah pusat, sehingga daerah harus mampu memaksimalkan potensi yang ada melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Di sisi lain, Kamarudin juga menyebutkan bahwa program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan saat ini sebagian besar telah ditangani oleh pemerintah pusat, sehingga daerah dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkab Beltim berharap peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang lebih baik.
“Pendidikan adalah kunci masa depan. Kalau kita serius di sini, maka masa depan daerah ini juga akan kuat,” ujar Karadumin.