Beranda / Berita / Detil Berita

Tak Pernah Terbayang Bisa Umroh, Impian Tujuh Warga Beltim Kini Terwujud

14 Okt 2026, 18:03 WIB • Feji
utama #Umroh Nyaman Berkah 64x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pelukan panjang, senyum bahagia dan air mata haru mewarnai keberangkatan tujuh warga Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menuju Tanah Suci, Rabu (14/10/2026). Di tengah keramaian keluarga yang mengantar hingga Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, terselip kebahagiaan bagi mereka yang akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah umroh, sebuah impian yang selama ini hanya bisa disimpan dalam doa.

Keberangkatan kloter kedua program Umroh Nyaman Berkah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim ini berlangsung ramai. Keluarga dan kerabat datang beramai-ramai menggunakan empat bus dari dua kelompok jamaah. Suasana semakin mengharukan ketika sejumlah keluarga memeluk orang-orang terkasih sebelum mereka memasuki ruang tunggu keberangkatan.

Bagi sebagian jamaah, kesempatan menunaikan ibadah umroh menjadi impian yang telah lama dinantikan. Keinginan untuk berkunjung ke Tanah Suci akhirnya mendapat jalan melalui program Umroh Nyaman Berkah yang digagas Bupati Beltim, Kamarudin Muten membuka kesempatan bagi warga untuk mewujudkan impian yang selama ini tersimpan dalam doa.

Salah seorang jamaah, Darisman (61), warga Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, mengaku sangat bersyukur mendapat kesempatan tersebut. Sehari-hari, ia mengabdikan diri sebagai petugas fardu kifayah, pengurus masjid serta memberikan nasihat kepada calon pengantin di lingkungannya.

“Alhamdulillah, hari ini kami terpilih sebagai peserta umroh. Perasaan saya senang sekali. Kami memang punya rencana untuk umroh, tetapi terkendala faktor ekonomi,” ungkap Darisman.

Bagi Darisman, kesempatan tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri setelah keinginan beribadah ke Tanah Suci belum dapat diwujudkan secara mandiri. Ia juga merasa bangga karena pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada masyarakat seperti dirinya untuk menunaikan ibadah umroh.

“Kami bangga dengan Bupati kami. Ada program untuk mengumrohkan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih karena Pemkab Beltim punya perhatian kepada masyarakat seperti kami. Program ini bagus,” ujarnya.

Rasa bahagia serupa dirasakan Hermansyah (46), warga Kecamatan Damar yang sehari-hari bekerja sebagai guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA). Baginya, kesempatan berangkat ke Tanah Suci merupakan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

“Alhamdulillah, bahagia, senang sekali. Tidak pernah terbayang bisa umroh,” kata Hermansyah.

Di balik kebahagiaan itu, Hermansyah berharap program tersebut dapat terus berlanjut agar semakin banyak warga yang memperoleh kesempatan serupa.

“Mudah-mudahan program Bupati ini tetap berlanjut lagi,” tuturnya.

Program Umroh Nyaman Berkah telah dilaksanakan Pemkab Beltim sejak tahun sebelumnya dan kembali berlanjut pada 2026. Tahun ini, pemberangkatan dibagi menjadi tiga kloter dengan total 12 jamaah.

Kloter pertama telah memberangkatkan tiga jamaah beberapa hari lalu, disusul tujuh jamaah pada kloter kedua. Sementara itu, dua jamaah lainnya dijadwalkan berangkat pada kloter ketiga.

Bagi Darisman dan Hermansyah, kesempatan ini bukan hanya tentang perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga impian yang akhirnya menjadi kenyataan. Doa keluarga yang mengiringi keberangkatan mereka pun menjadi bagian dari perjalanan menuju Tanah Suci.