Beranda / Berita / Detil Berita

Ratusan Peserta Antusias Ikuti Sosialisasi Senam Serumpun Sebalai di Beltim

14 Okt 2026, 17:47 WIB • Vishy
berita #Senam Serumpun Sebalai 58x dibaca

Bagikan

Damar, Diskominfo SP Beltim – Ratusan peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan Senam Serumpun Sebalai saat sosialisasi berlangsung di GOR Dispora Kecamatan Damar, Rabu (14/10/2026). Dengan mengikuti irama musik dan arahan instruktur, peserta yang terdiri dari guru olahraga, perwakilan murid, perangkat desa dan kecamatan, perwakilan OPD hingga sanggar senam di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berlatih bersama untuk mempersiapkan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Ketua Pelaksana Peringatan Hari Jadi ke-26 Provinsi Kepulauan Babel, Budi Utama mengatakan Senam Serumpun Sebalai dihadirkan sebagai karya baru yang dipersembahkan dalam momentum hari jadi provinsi. Senam tersebut diharapkan menjadi salah satu warisan yang dapat terus dikenang sekaligus dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat hidup sehat.

“Pak Gubernur ingin ada legasi berupa senam baru. Terakhir kita memiliki senam baru pada 2018, sehingga sudah sekitar tujuh tahun tidak ada senam baru. Karena itu, beliau meminta agar pada masa kepemimpinannya dapat dipersembahkan senam baru dalam rangka Hari Jadi ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, Senam Serumpun Sebalai terdiri atas tujuh gerakan yang merepresentasikan kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Babel. Melalui rangkaian gerakan tersebut, senam ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus menyatukan masyarakat.

Menurut Budi, antusiasme masyarakat turut terlihat melalui respons di media sosial, termasuk banyaknya permintaan terhadap video tutorial senam.

“Alhamdulillah, respons di media sosial cukup baik. Banyak yang sudah melihat dan menanyakan video tutorialnya. Artinya, masyarakat mulai tertarik dengan Senam Serumpun Sebalai ini,” katanya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Babel ini menambahkan, Senam Serumpun Sebalai direncanakan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan hari jadi provinsi. Ia berharap senam tersebut dapat menjadi sarana pemersatu masyarakat melalui olahraga sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.

“Harapannya, senam ini bisa menjadi pemersatu. Melalui olahraga, kita bisa bergerak bersama, menjadi lebih sehat, dan memperkuat kebersamaan untuk mewujudkan Bangka Belitung yang berdaya,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Kepulauan Babel, Ibnu Suzano, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Beltim, Amrizal.

Padukan Olahraga dan Pelestarian Budaya Melayu

Koreografer Senam Serumpun Sebalai, Sukma Wijaya menjelaskan senam ini dirancang untuk menyatukan semangat masyarakat Provinsi Kepulauan Babel melalui perpaduan olahraga, kesehatan, dan kebudayaan. Gerakannya terinspirasi dari tujuh gerakan tari tradisional daerah yang dikreasikan dengan gerakan senam ritmik sehingga menghasilkan komposisi senam kreasi budaya Melayu.

“Maknanya adalah menyatukan semangat masyarakat Kepulauan Bangka Belitung untuk bergerak bersama, mempertemukan kesehatan dan kebugaran dengan kebudayaan. Kita ingin melestarikan budaya sekaligus membugarkan masyarakat,” jelas Sukma.

Ia mengatakan, peserta perlu mempelajari tutorial dengan baik agar dapat memahami pola gerakan dan hitungan secara tepat. Keseragaman gerakan menjadi salah satu hal penting agar senam dapat dilakukan bersama dengan baik.

“Yang perlu diperhatikan adalah mempelajari tutorialnya dengan baik dan benar, karena di dalamnya dijelaskan pola gerakan dan hitungannya. Selain itu, senam harus dibawakan dengan penuh semangat dan kegembiraan,” ujarnya.

Sukma menambahkan, penguasaan Senam Serumpun Sebalai tidak hanya memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh, tetapi juga membantu masyarakat mengenal gerakan dasar tari tradisional Bangka Belitung. Dalam pengembangannya, ia berkolaborasi dengan instruktur senam berpengalaman dan berprestasi hingga tingkat nasional, Zuryantina.

“Melalui senam ini, peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga ikut melestarikan budaya. Jadi, selain tubuh menjadi bugar, masyarakat juga dapat mengenal kekayaan tari tradisional yang ada di Bangka Belitung,” tuturnya.

Salah satu peserta sosialisasi, Rahayu Marisa mengaku mengikuti kegiatan tersebut untuk menambah pengetahuan dan wawasan baru, khususnya mengenai senam yang mengangkat kekayaan budaya daerah.

“Motivasi saya mengikuti sosialisasi ini adalah ingin menambah ilmu dan wawasan baru. Apalagi, senam ini merupakan kreasi yang digagas untuk memperkenalkan kekayaan budaya Bangka Belitung,” kata Ayu, sapaan akrabnya.

Menurut guru olahraga SMP Negeri 2 Manggar ini, gerakan Senam Serumpun Sebalai cukup beragam dan menantang untuk dipelajari. Namun, kegiatan tersebut tetap menyenangkan dan memberikan pengalaman baru bagi peserta.

“Gerakannya cukup kompleks, tetapi alhamdulillah saya bisa mengikuti dengan cukup baik. Tubuh juga terasa lebih bugar, dan saya semakin mengetahui bahwa banyak tarian daerah Bangka Belitung yang terangkum dalam senam ini,” ungkapnya.

Rahayu berharap Senam Serumpun Sebalai dapat semakin dikenal dan dipelajari oleh masyarakat dari berbagai kalangan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan saat peringatan hari jadi provinsi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.