Manggar, Diskominfo SP Beltim – Sebanyak 125 orang mengikuti seleksi calon peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi Pengelolaan Administrasi Perkantoran (PAP) Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (DisnakerkopUKM) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Rabu (21/10/2026). Dari jumlah tersebut, hanya 16 peserta yang akan dipilih untuk mengikuti pelatihan yang bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung.
Kepala DisnakerkopUKM Beltim, Amrullah mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi masyarakat agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kesempatan memperoleh pelatihan keterampilan masih sangat dibutuhkan.
“Alhamdulillah ini peminatnya sangat banyak. Ada 125 dari berbagai kecamatan. Karena kuotanya sangat terbatas, ada 16 peserta. Jadi kami mau tidak mau harus mengadakan seleksi,” ujar Amrullah.
Ia berharap peserta yang nantinya dinyatakan lolos dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal, mengingat proses seleksi dilakukan secara kompetitif.
“Harapannya yang terpilih ini karena sudah sangat kompetitif, kami harapkan mereka benar-benar untuk berlatih, belajar, mengikuti arahan dari instruktur ataupun narasumber. Harapan kita semoga mereka benar-benar ahli dalam bidang pengelolaan pergantoran, administrasi pergantoran,” ungkapnya.
Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja DisnakerkopUKM Beltim, Khristy Arrywidhaswara mengatakan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk sinergi pemerintah daerah dengan BPVP Belitung dalam memperluas akses peningkatan keterampilan bagi masyarakat, termasuk mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Kegiatan ini juga sebagai support bahwa ada koordinasi dari BPVP, terkait dengan kegiatan pelatihan untuk mengakomodir kawan-kawan yang ter-PHK,” katanya.
Ia menyebutkan, upaya tersebut akan dilanjutkan melalui program pelatihan lain yang direncanakan berlangsung pada November 2026.
“Artinya sesudah pelaksanaan kegiatan ini, di bulan yang sama di November akan dilaksanakan kegiatan untuk mengakomodir kawan-kawan untuk dilatih pelatihan barbershop dengan pelatihan bakery. Jadi mereka diakomodir juga untuk kegiatan pelatihan tersebut agar membantu penciptaan lapangan kerja sesuai dengan visi-visi Pak Bupati juga,” jelas Khristy.
Seleksi Dilakukan dalam Dua Tahap
Instruktur Ahli Pertama DisnakerkopUKM Beltim, Dian Novita menjelaskan seleksi calon peserta dilakukan melalui dua tahapan, yakni tes tertulis dan wawancara. Pada tes tertulis, peserta akan mengikuti psikotes serta tes kejuruan untuk mengukur pemahaman dasar mengenai administrasi perkantoran.
“Di seleksi tertulis itu nanti ada seleksi psikotes, kemudian ada seleksi untuk kejuruan. Kejuruan ini kan nanti pelatihan administrasi perkantoran, jadi nanti akan digali potensinya tentang pemahaman, seberapa paham calon peserta ini tentang administrasi perkantoran,” ungkap Dian.
Ia menambahkan, penetapan peserta dilakukan berdasarkan integrasi nilai tes tertulis dan wawancara. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada Kamis (22/10/2026), dengan peringkat peserta menjadi dasar penentuan 16 orang yang berhak mengikuti pelatihan.
“Nanti untuk hasilnya akan diumumkan lagi besok hari tanggal 22, diranking berdasarkan nanti integrasi antara nilai selektif tertulisnya dengan nilai wawancaranya,” katanya.
Pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 10–23 November 2026 di SMKS Mitra Nusa Bakti, Manggar, selama kurang lebih 12 hari kerja dengan total 120 jam pelajaran. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).