Beranda / Berita / Detil Berita

Pelepasan Siswa SMK Simpang Renggiang, Pemkab Beltim Dorong Generasi Muda Terjun ke Sektor Pertanian

06/Mei/2026, 22:00 WIB • Feji

berita #Pendidikan 👁️ 68x dibaca

Simpang Renggiang, Diskominfo SP Beltim – Pelepasan siswa kelas XII SMK Negeri 1 Simpang Renggiang Angkatan ke-IX Tahun Ajaran 2025/2026 digelar sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan para siswa di jenjang sekolah menengah kejuruan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Renggiang, Kecamatan Simpang Renggiang, Rabu (06/05/26).

Kegiatan yang digelar secara sederhana ini berlangsung tanpa kemeriahan berlebih, namun kesederhanaan tersebut tidak mengurangi makna kegiatan, justru menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dengan raut bahagia dan kebanggaan dari para siswa dan orang tua.

Sebanyak 37 siswa dilepas pada angkatan ke IX, yang terdiri dari 23 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Para lulusan berasal dari tiga kompetensi keahlian yakni Desain Komunikasi Visual, Agribisnis Tanaman Perkebunan dan Agribisnis Ternak Unggas.

Kepala SMK Negeri 1 Simpang Renggiang, Surdia menyampaikan bahwa kelulusan ini menjadi awal bagi para siswa untuk menatap masa depan serta mengembangkan diri sesuai dengan kompetensi yang telah dimiliki.

“Keluar dari sini, saya berharap kalian bisa terus mengembangkan diri sesuai kompetensi masing-masing. Jangan pernah berhenti belajar dan terus membuka wawasan untuk melihat peluang ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun SMK Negeri 1 Simpang Renggiang merupakan sekolah dengan jumlah siswa yang tidak banyak, namun para siswa memiliki semangat dan mimpi yang besar untuk maju.

“Walaupun sekolah ini kecil, tetapi saya yakin anak-anak kita memiliki mimpi yang besar dan keinginan kuat untuk maju. Jangan pernah minder bersekolah di sini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Surdia berharap seluruh lulusan mampu menunjukkan keberhasilan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

“Kami para guru akan terus berusaha memberikan yang terbaik tanpa memandang banyak atau sedikitnya jumlah siswa di setiap kelas. Harapan kami, seluruh siswa yang lulus mampu membuktikan diri dan meraih keberhasilan sesuai dengan kemampuan masing-masing,” tambahnya.

Regenerasi Petani Jadi Perhatian Pemkab Beltim

Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Heryanto menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di SMK Negeri 1 Simpang Renggiang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan. Ini merupakan langkah baru dalam kehidupan kalian untuk menatap masa depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Heryanto yang juga mantan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan turut menyoroti pentingnya regenerasi di sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Belitung Timur.

“Saat ini sekitar 75 persen petani di Beltim merupakan kelompok usia tua. Oleh karena itu, kami membutuhkan regenerasi dari generasi muda untuk melanjutkan sektor ini,” ungkapnya.

Ia mengajak para siswa untuk tidak ragu menekuni bidang pertanian maupun peternakan, mengingat peluang yang masih terbuka luas dan telah banyak contoh keberhasilan di daerah.

“Adik-adik jangan takut untuk menjadi petani atau berusaha di bidang pertanian dan peternakan. Banyak contoh petani di Beltim yang telah berhasil dan sukses,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya semangat belajar yang berkelanjutan sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan ke depan.

“Kami berharap kalian semua terus belajar. Jangan sampai tamat sekolah, tamat pula proses belajarnya. Belajar itu berlangsung sepanjang waktu selama kita hidup,” tambahnya.

Kegiatan pelepasan ini, meski digelar secara sederhana, tetap menjadi momen yang berkesan bagi para siswa dan orang tua, sebagai wujud kebanggaan atas perjuangan selama tiga tahun. Tidak hanya menjadi penutup masa belajar, kegiatan ini juga menjadi titik awal bagi para siswa untuk menapaki masa depan dengan semangat dan harapan baru.