Beranda / Berita / Detil Berita

OPM Hadir di Taman Kota Manggar, Tekan Harga dan Jaga Inflasi

26 Okt 2026, 11:07 WIB • Vishy
berita #Operasi Pasar Murah 92x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Taman Kota Manggar, Senin (26/10/2026).

Operasi Pasar Murah di Kecamatan Manggar merupakan titik keempat dari rangkaian pelaksanaan OPM Kabupaten Beltim Tahun 2026. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Gantung, Simpang Pesak, dan Simpang Renggiang.

Selain menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, panitia juga menyediakan sarapan gratis bagi masyarakat yang datang mengunjungi lokasi operasi pasar. Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten mengatakan pelaksanaan operasi pasar merupakan salah satu langkah pemerintah dalam menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap terkendali dan tidak memberikan tekanan berlebihan terhadap inflasi.

“Tujuan utama operasi pasar ini untuk menjaga inflasi supaya tidak tinggi, khususnya harga-harga kebutuhan pokok. Barang yang dijual di sini tidak boleh melebihi batas harga yang sudah ditentukan,” ujar Kamarudin.

Ia menilai antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan operasi pasar merupakan hal yang positif. Pemerintah daerah akan terus mengikuti kebijakan dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat dalam rangka menjaga keterjangkauan harga.

“Harapannya masyarakat ramai-ramai datang ke kegiatan ini. Operasi pasar rutin kita laksanakan,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Beltim, Tri Astuti Ramadhani Haliza menjelaskan pelaksanaan operasi pasar dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan inflasi dan kondisi pasokan komoditas pangan di daerah.

Menurutnya, salah satu faktor yang turut memengaruhi kenaikan harga pangan saat ini adalah musim kemarau yang berdampak terhadap produksi di sejumlah sentra komoditas hortikultura, khususnya cabai dan bawang. Di sisi lain, beras juga menjadi salah satu komoditas yang menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi.

“Latar belakangnya kalau kita melihat perkembangan angka inflasi Belitung Timur semakin naik. Salah satu pemicunya adalah musim kemarau yang memengaruhi produksi di sentra-sentra produksi seperti cabai dan bawang,” jelas Tri.

Ia menyebutkan harga sejumlah komoditas di pasar mengalami kenaikan cukup signifikan. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan komoditas pangan dengan harga yang lebih rendah sebagai bagian dari intervensi pengendalian inflasi.

“Antusias masyarakat tinggi pada kegiatan operasi pasar murah ini, karena memang kalau kita perhatikan sekarang harga komoditasnya lagi tinggi. Dan kami di sini menjualnya jauh di bawah harga pasar,” ujarnya.

Dalam OPM di Kecamatan Manggar, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan, di antaranya Beras Kita Premium Rp75.000 per kemasan 5 kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp30.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp75.000 per kilogram, cabai keriting Rp75.000 per kilogram, Minyak Kita Rp14.500 per liter, serta telur ayam Rp1.800 per butir.

Tri menjelaskan, seluruh komoditas tersebut mendapat respons tinggi dari masyarakat. Pada pelaksanaan operasi pasar sebelumnya, beras, cabai, bawang, maupun telur habis dibeli masyarakat karena ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Jadi kami sebenarnya memutus rantai distribusi, dari distributornya langsung ke kita di pasar murah. Kalau di pasar mungkin mereka sudah tangan kedua atau ketiga. Jadi manfaatkanlah pelaksanaan operasi pasar ini, mumpung ada harga yang lumayan murah,” kata Tri.

Rangkaian OPM Kabupaten Beltim tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di delapan titik. Setelah Kecamatan Manggar, kegiatan akan dilanjutkan di Kecamatan Kelapa Kampit, Damar, Dendang, dan ditutup di halaman Kantor Bupati Beltim pada 3 November 2026. Komoditas yang disediakan pada setiap pelaksanaan pada prinsipnya sama.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Beltim berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Operasi Pasar Murah untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus bersama-sama menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di daerah.