Beranda / Berita / Detil Berita

Jadi Bakal Calon Kampung Nelayan Merah Putih, Dua Desa di Beltim Disurvei Tim Dari KKP

16/Apr/2026, 22:08 WIB • Wara

utama #Nelayan Merah Putih #Kampung Nelayan Merah Putih 👁️ 26x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim - Sebagai tindak lanjut dari pengajuan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) untuk mengikuti program presiden Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik  Indonesia (RI). Tim Survei KNMP dari KKP menyambangi Kabupaten Beltim dan melakukan survei ke dua tempat bakal calon kampung nelayan yang diajukan yakni Kampung Nelayan di Desa  Baru Kecamatan Manggar dan di Desa Mayang Kecamatan Kelapa Kampit, Kamis (16/4/2026).

Ditemui usai melakukan pelaporan hasil survei ke Desa Baru kepada Bupati Beltim, Kamarudin Muten. Ketua Tim Survei KNMP,  Muhamad Solihin menyampaikan survei yang dilakukan merupakan validasi dan verifikasi sesuai dengan proposal yang diajukan, kemudian turun ke lapangan untuk melihat fasilitas yang ada. 

“Yang paling penting adalah lahan yang harus “clean and clear”, selain adanya komunitas nelayan di lahan itu harus ada dukungan sarana dan prasarana seperti fasilitas jalan, air, listrik, dan adanya koperasi merah putih yang menjadi poin penilaian untuk menjadi calon KNMP,” jelas Solihin.

Solihin mengatakan kampung nelayan harus memiliki komunitas nelayan dan kegiatan ekonomi nelayan yang aktif. Dengan adannya kampung nelayan di sebuah daerah, fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah pusat akan semakin meningkat dan kegiatan ekonomi berjalan. Solihin mengungkapkan dalam kampung nelayan pasti terdapat kegiatan penangkapan ikan, jual beli ikan dan ada sarana prasarana yang mendukung kegitan perikanan tersebut.

“KKP akan memberikan bantuan secara terpusat ke kampung nelayan, harapannya jika berhasil menjadi kampung nelayan program-program dari KKP bisa berkelanjutan kedepannya.” sambung Solihin.

Setelah melakukan verifikasi ke Kampung Baru, Solihin menilai kesesuaian lahannya sudah memenuhi penilaian yang merupakan milik desa, kegiatan perikanan pun dinilai sudah aktif. Untuk penilaian lanjutan dan penentuan pemilihan nantinya akan dilaksanakan rapat pleno.

“Penilaian lainnya akan lebih terperinci kepada luas lahan, dari proposal juga mengajukan paket program yang akan dilaksanakan, nantinya setelah ditetapkan sebagai calon KNMP akan ada tim lain yang akan datang untuk melakukan survei lanjutan. Setelah pleno dan ditetapkan sebagai  KNPM baru akan ada tindak lanjut dari KKP,” tegasnya.

Solihin berharap dengan adanya program KNMP dari KKP ini, kehidupan para nelayan akan lebih baik, dan daerah memiliki sarana prasarana yang dapat mendukung kegiatan untuk para nelayan kecil.