Beranda / Berita / Detil Berita

Inflasi Masih Terkendali, Beltim Selaraskan Strategi Pengendalian Bersama TPID Babel

16 Jul 2026, 09:15 WIB Ririn
utama #Inflasi 21x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus memperkuat sinergi pengendalian inflasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui High Level Meeting (HLM) atau Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar secara virtual dari Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim, Rabu (15/7/2026).

Dalam arahannya, Gubernur Babel Hidayat Arsani menegaskan pengendalian inflasi merupakan salah satu indikator kemajuan pembangunan ekonomi daerah. Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Babel, Rommy Sariu Tamawiwy menyampaikan perekonomian Babel tumbuh 4,36 persen dengan tingkat inflasi sebesar 2,92 persen (year on year/yoy), sehingga menjadi salah satu dari tujuh provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia.

Meski demikian, Rommy mengingatkan sejumlah komoditas pangan seperti daging ayam ras, beras, cabai merah, cumi-cumi, dan bawang merah masih berpotensi mendorong inflasi. Di Beltim sendiri, komoditas penyumbang inflasi tahunan terbesar berasal dari emas perhiasan, cumi, dan beras. Namun secara umum, perkembangan inflasi daerah masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sehingga stabilitas harga tetap terjaga.

Menyampaikan arahan Bupati Beltim, Kamarudin Muten Wakil Bupati, Khairil Anwar mengatakan hasil HLM menjadi pedoman penting bagi daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan masyarakat.

“Intinya yang harus kita tangkap adalah kolaborasi antara semua pihak harus terus terjaga. Berbagai terobosan untuk mengantisipasi lonjakan pasokan pada musim-musim tertentu juga perlu menjadi perhatian bersama,” kata Khairil.

Menurut Khairil, capaian inflasi Beltim yang masih berada di bawah sasaran nasional merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur TPID. Karena itu, upaya menjaga stabilitas harga harus terus diperkuat.

“Alhamdulillah inflasi Belitung Timur masih berada di bawah standar nasional. Saya berterima kasih kepada TPID yang selama ini telah melaksanakan berbagai langkah pengendalian inflasi. Hasil pertemuan ini menjadi bekal bagi kita untuk terus menjaga stabilitas pasokan dan harga di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Beltim, Tri Astuti mengatakan HLM menjadi forum penting untuk menyelaraskan roadmap pengendalian inflasi antara TPID Provinsi dan TPID kabupaten/kota.

“Hari ini kita mengevaluasi pelaksanaan pengendalian inflasi semester pertama sekaligus menyusun rencana kerja semester kedua. Roadmap TPID kabupaten dan kota harus selaras dengan roadmap TPID Provinsi sehingga pelaksanaan program dapat berjalan searah,” jelas Tri.

Menurutnya, kesepakatan yang dihasilkan dalam HLM akan menjadi acuan bersama dalam pelaksanaan program pengendalian inflasi pada semester II Tahun 2026.

“Seluruh TPID kabupaten dan kota bersama TPID Provinsi telah berkomitmen mendukung program yang telah disepakati. Sebagai sekretariat TPID, kami siap melaksanakan seluruh kesepakatan tersebut sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah,” pungkasnya.

Melalui HLM tersebut, TPID Provinsi bersama TPID kabupaten/kota menyepakati sejumlah langkah prioritas pengendalian inflasi pada semester II Tahun 2026. Program tersebut meliputi operasi pasar murah, kampanye diversifikasi pangan, penguatan early warning system, perluasan implementasi asuransi pertanian, peningkatan sarana dan prasarana pascapanen, kerja sama antardaerah, peningkatan fasilitas distribusi pangan, serta penguatan strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam rapat tersebut Asisten Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Beltim Ikhwan Fachrozi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Beltim Royan Agusriadie, Kepala Dinas Perikanan Beltim Leo Ardiansyah, serta tamu undangan lainnya.