Beranda / Berita / Detil Berita

Dua Pemuda Beltim Lolos Seleksi Magang ke Jepang, Bakal Berangkat April 2027

06 Nov 2026, 07:39 WIB • Atha
utama #Magang ke Jepang 87x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Dua pemuda asal Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berhasil lolos seleksi program pemagangan teknis ke Jepang dan dijadwalkan berangkat pada April 2027 mendatang. Peluang tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses kerja internasional bagi generasi muda yang dibahas dalam kegiatan kunjungan dan silaturahmi bersama Izugiken Kogyo Co.Ltd, Assist Kyodo Kumiai, dan Yayasan Matsushita Gobel (YMG), di Rumah Makan Fega, Kamis (5/11/2026).

Dua peserta yang berhasil lolos seleksi tersebut yakni Muhammad Reza Saputra, pemuda asal Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, dan Guntur Agustian, asal Desa Lenggang, Kecamatan Gantung. Sebelum diberangkatkan, Reza dan Guntur dijadwalkan mengikuti pendidikan dan pelatihan bahasa serta budaya Jepang selama lima bulan mulai November 2026.

Muhammad Reza Saputra (19) mengungkapkan, persiapan mengikuti seleksi membutuhkan kesiapan yang cukup matang, terutama dari sisi mental serta pemahaman terhadap materi dan tahapan wawancara yang akan dihadapi.

“Sebetulnya cukup banyak yang harus dipersiapkan, selain mental juga harus tahu kesiapan apa saja yang diperlukan, seperti materi yang akan keluar maupun proses wawancaranya,” ungkap Reza.

Pemuda lulusan SMK Negeri 1 Manggar tersebut mengaku telah mengetahui peluang pemagangan ke Jepang melalui informasi dari Disnakerkop UKM. Ketertarikannya untuk bekerja di Jepang bahkan sudah muncul sejak awal. Ia juga mengaku bersyukur dapat lolos dari proses seleksi yang diikuti sekitar 70 peserta.

“Pastinya keluarga bangga dan bahagia. Rasanya seperti tidak menyangka ternyata saya bisa sampai di tahap ini,” tuturnya.

Sementara itu, Guntur Agustian (24) berpesan kepada generasi muda yang berminat mengikuti program pemagangan ke Jepang agar tetap semangat dan mempersiapkan diri dengan baik, terutama menjaga kondisi kesehatan selama proses seleksi.

“Buat teman-teman yang ingin mengikuti program magang ke Jepang, tetap semangat dan jangan lupa jaga kesehatan. Persiapkan diri sebaik mungkin, karena kesempatan ini membutuhkan kesiapan dari kita sendiri,” pesannya.

Kegiatan juga diisi dengan penayangan video aktivitas pekerjaan dan keseharian Giofari Oktada, pemuda asal Kecamatan Damar yang merupakan pemuda pertama asal Kabupaten Beltim yang mengikuti program pemagangan di Izugiken Kogyo Co.Ltd sejak 2025. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dan silaturahmi ke kediaman Reza dan Guntur sekaligus meminta persetujuan orang tua terkait keberangkatan keduanya ke Jepang.

Dorong Generasi Muda Manfaatkan Peluang Kerja Internasional

Bupati Beltim, Kamarudin Muten menyambut baik kunjungan dan inisiatif kerja sama tersebut sebagai upaya membuka peluang kerja sekaligus menambah pengalaman bagi generasi muda Beltim di Jepang.

“Kami menyambut baik pertemuan ini sebagai upaya membuka peluang kerja dan menambah pengalaman bagi generasi muda. Kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti pada pertemuan hari ini, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Beltim,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Menurutnya, peluang pemagangan ke Jepang harus dimanfaatkan dengan persiapan yang matang.

“Anak-anak muda Belitung Timur yang berminat, saya berpesan agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Persiapkan kemampuan fisik, mental, bahasa, keterampilan, dan kedisiplinan. Tunjukkan bahwa putra-putri daerah mampu belajar, bekerja keras, menjaga nama baik keluarga dan daerah, serta membawa pulang pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM (Disnakerkop UKM) Beltim, Amrullah menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pengembangan kompetensi dan perluasan kesempatan kerja.

“Kami dari Disnakerkop UKM Kabupaten Beltim berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pelatihan, pemagangan, dan kesempatan kerja, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Ia berharap program pemagangan ke Jepang dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mempersiapkan tenaga kerja daerah yang memiliki kompetensi dan daya saing.

“Melalui program ini, kami berharap dapat mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, disiplin, berdaya saing, serta mampu memanfaatkan peluang kerja di tingkat internasional,” harapnya. 

Melalui kegiatan ini, Pemkab Beltim bersama pihak perusahaan berharap dapat memberikan keyakinan kepada generasi muda agar tidak ragu memanfaatkan peluang pemagangan dan bekerja di Jepang. Pihak penyelenggara juga menegaskan bahwa proses pemagangan dilaksanakan melalui mekanisme yang aman, legal, dan terjamin.