Beranda / Berita / Detil Berita

Dengan Keterbatasan Kontingen Porprov Beltim Berupaya Berikan Hasil Terbaik (30 Atlet Berangkat Mandiri)

05 Sep 2026, 06:08 WIB Fauzi
utama #Porprov VII Babel 42x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Persiapan kontingen Kabupaten Belitung Timur menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung terus dimatangkan. Di tengah keterbatasan anggaran, panitia kontingen memastikan kebutuhan atlet dipenuhi secara optimal dengan mengedepankan kolaborasi, transparansi, dan dukungan sponsorship.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi dengan Pengurus Kabupaten/Asosiasi Kabupaten (Pengkab/Askab) cabang olahraga dan seluruh struktur kepanitiaan kontingen Kabupaten Beltim di Ruang Rapat Bupati Beltim, Jumat (4/9/2026).

Rapat dipimpin Ketua Panitia Kontingen Porprov VII Beltim, Khairil Anwar dan dihadiri Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Amrizal, Ketua Umum KONI Beltim Hendro, Sekretaris KONI Beltim Ferizal, serta pengurus cabang olahraga dan jajaran kepanitiaan.

Khairil yang juga Wakil Bupati Beltim mengatakan pengelolaan kontingen harus dilakukan secara bersama-sama. Setiap unsur kepanitiaan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih hingga atlet harus memiliki tanggung jawab yang sama terhadap persiapan maupun penggunaan anggaran.

Khairil menegaskan persoalan keuangan harus dikelola secara hati-hati dan transparan agar seluruh anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan kontingen.

“Hal-hal yang menyangkut keuangan ini harus lebih hati-hati. Saya tidak ingin ada persoalan atau indikasi lain di kemudian hari. Kita tidak mencari keuntungan dari kegiatan ini,” tegas Khairil.

Menurutnya, untuk memastikan pengelolaan dana berjalan transparan, kontingen telah menyiapkan rekening khusus. Langkah tersebut diharapkan membuat setiap dana yang diterima dapat disalurkan sesuai peruntukannya, termasuk hak-hak atlet.

“Kita sudah membuat rekening atas nama kontingen. Saya tidak suka kalau uang untuk atlet dipotong-potong. Jadi betul-betul harus tersalurkan kepada yang berhak,” ujarnya.

Kebutuhan Peralatan Masih Kurang Rp700 Juta Lebih

Ketua KONI Beltim, Hendro mengatakan kontingen Kabupaten Beltim yang dipersiapkan untuk Porprov VII berjumlah 352 orang. Namun, dari jumlah tersebut hanya 330 orang yang bisa ditanggung melalui anggaran daerah. 310 atlet dan pelatih, sedangkan 20 untuk panitia. 

Sementara itu, terdapat sekitar 30 orang atlet yang berangkat melalui jalur mandiri di luar tanggungan APBD. Mereka tetap diberangkatkan karena memiliki potensi dan merupakan hasil pembinaan masing-masing cabang olahraga.

“Wakil Ketua Kontingen berupaya agar kebutuhan yang belum tertanggung ini menjadi bagian dari sponsorship yang kita carikan. Kami juga berharap dukungan tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan kontingen,” kata Hendro.

Selain kebutuhan personel, masih terdapat kebutuhan peralatan pertandingan dan perlombaan yang nilainya mencapai sekitar Rp700 juta lebih. Kebutuhan tersebut menjadi salah satu fokus yang harus dicarikan solusi sebelum pelaksanaan Porprov.

Hendro yang didampingi Sekretaris KONI Ferizal menyebut keberadaan atlet mandiri menjadi bukti semangat cabang olahraga dalam mempertahankan atlet hasil pembinaan. Para atlet tersebut bahkan mendapat dukungan dari orang tua masing-masing agar tetap dapat mengikuti Porprov.

“Sayang kalau anak-anak ini tidak berangkat sementara potensi dan peluang mereka ada. Orang tua mereka bersepakat untuk memberangkatkan secara mandiri,” ungkap Hendro.

Dengan adanya kemandirian ini, Ferizal menambahkan semangat tersebut patut diapresiasi. Ia mencontohkan pengalaman sebelumnya ketika atlet Kabupaten Beltim yang berangkat secara mandiri mampu meraih prestasi di tingkat lebih tinggi.

“Ini yang kita apresiasi. Mereka sudah membina atlet dan tim. Ketika peluangnya ada, mereka berusaha agar atlet tetap bisa bertanding,” ujar Ferizal

Berupaya Berada di Tiga Besar, Kejar Target Prestasi

Di sisi lain, Khairil yang didampingi Wakil Ketua Kontingen, Idwan Fikri meminta seluruh pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet memperkuat koordinasi untuk mengejar target prestasi. Dari 26 cabang olahraga yang dipertandingkan, Kabupaten Beltim hanya akan mengikuti sekitar 22 cabang olahraga.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian karena setiap cabang olahraga memiliki peluang untuk menyumbangkan medali bagi kontingen.

“Kita usahakan semaksimal mungkin. Kalau hasilnya bisa lebih tinggi, kita genjot lagi. Ketua cabor, pelatih dan atlet harus benar-benar berkolaborasi untuk mencapai satu tujuan,” kata Khairil.

Mantan Camat Gantung ini menambahkan, keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat kontingen untuk memberikan penampilan terbaik. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu bagi seluruh unsur kontingen untuk bekerja lebih efektif dan bertanggung jawab.

“Kalau memang target kita tiga, kita kuatkan supaya tiga. Yang penting semua bergerak bersama dan bertanggung jawab terhadap apa yang sudah dipercayakan,” ujarnya.

Rapat tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi awal untuk memastikan kebutuhan kontingen, mekanisme keberangkatan, pembagian tugas, hingga dukungan pendanaan. Diharapkan segala kebutuhan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung  di Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Tengah November 2026 mendatang.