Beranda / Berita / Detil Berita

Cegah Stunting, Wabup Beltim Dorong Remaja Jaga Kesehatan Sejak Dini

04 Sep 2026, 19:26 WIB Lina
utama #Gerakan Cegah Stunting 51x dibaca

Bagikan

Simpang Renggiang, Diskominfo SP Beltim – Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Khairil Anwar mengajak remaja menjaga kesehatan sejak dini sebagai langkah mencegah stunting dan menyiapkan generasi sehat di Kabupaten Beltim. Pesan tersebut disampaikan saat Kampanye Gerakan Cegah Stunting di SMK Negeri 1 Simpang Renggiang, Jumat (4/9/26).

Khairil mengatakan, remaja perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan stunting karena remaja merupakan calon orang tua yang nantinya akan menentukan kualitas generasi berikutnya.

“Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, termasuk pada remaja, agar mereka siap menjadi orang tua dan dapat melahirkan generasi yang sehat,” kata Khairil.

Ia mengajak para remaja membiasakan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, mencegah anemia, menjaga kesehatan reproduksi, serta memanfaatkan pelayanan kesehatan ketika membutuhkan informasi maupun bantuan.

Khusus remaja putri, Khairil mengingatkan pentingnya rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran untuk mencegah anemia yang dapat memengaruhi kesehatan remaja putri di masa mendatang.

“Khusus untuk remaja putri, jangan lupa rutin minum Tablet Tambah Darah sesuai anjuran,” ujarnya.

Selain aspek kesehatan, Khairil juga menekankan pentingnya mencegah perkawinan usia anak. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari pencegahan stunting karena berkaitan dengan kesiapan kesehatan ibu dan anak sekaligus upaya memutus risiko stunting antargenerasi.

“Ini penting, karena dengan mencegah perkawinan usia anak, kita ikut mencegah berbagai risiko yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan anak serta memutus risiko stunting dari satu generasi ke generasi berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim, Mappamadeng mengatakan data per Juli 2026 menunjukkan terdapat 323 remaja putri atau 16,83 persen yang mengalami anemia. Untuk itu, Dinas Kesehatan mendorong remaja putri mengonsumsi TTD satu tablet setiap minggu sesuai anjuran

“Saya mengajak remaja Putri harus lebih peduli tehadap kesehatan dirinya dengan mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin setiap minggu 1 tablet, makan makanan bergizi seimbang serta menerapkan pola hidup sehat,” ucap Mappamadeng.

Ia juga menyampaikan pesan kepada remaja putra bahwa pencegahan stunting bukan hanya urusan perempuan, karenaanak laki-laki hari ini adalah calon ayah di masa depan.

“Calon ayah juga harus sehat, memiliki pengetahuan tentang gizi dan kesehatan reproduksi serta memiliki kesiapan untuk membangun keluarga yang sehat. Karena itu, baik remaja putra atau remaja putri memiliki peran dalam menyiapkan generasi bebas stunting,” tuturnya.

Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Dibutuhkan gerakan bersama untuk memperkuat upaya tersebut.

“Mari kita bergerak bersama, pemerintah daerah, OPD, pemerintah desa, TP PKK, sekolah, puskesmas, tenaga kesehatan, orang tua, dan yang paling penting adalah para remaja kita sendiri.,” pungkasnya. 

Kegiatan Kampanye Gerakan Cegah Stunting dihadiri Wabup Beltim, Sekretaris Dinkes Beltim, Sekretaris Diskominfo SP Beltim, Perwakilan Kadindik Beltim, Camat Simpang Renggiang, Kepala sekolah dan Siswa-siswi Sekolah di lingkungan Simpang Renggiang beserta undangan lainnya.