Beranda / Berita / Detil Berita

Bapas Tanjungpandan Perkuat Kolaborasi Dukung Pembinaan Klien Pemasyarakatan di Beltim melalui Kelayan Binter

11 Sep 2026, 21:36 WIB Ririn
berita #Bapas Tanjungpandan 33x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting dalam membantu Klien Pemasyarakatan menjalani proses pembimbingan hingga kembali berperan positif di tengah masyarakat. Hal ini menjadi salah satu fokus Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan melalui Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Penguatan kolaborasi tersebut dilakukan melalui sosialisasi Kelayan Binter di Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Beltim, Kamis (10/9/26). Kegiatan turut dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat dan dihadiri jajaran Pemkab Beltim, Klien Pemasyarakatan, dan masyarakat. 

Melalui Kelayan Binter, Bapas mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pembimbingan, pengawasan, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. Kepala Bapas Kelas II Tanjungpandan, Muhamad Irfani mengatakan proses tersebut tidak dapat dilakukan Bapas sendiri.

“Kelayan Binter menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi Bapas dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada Klien Pemasyarakatan. Bapas tidak dapat bekerja sendiri,” ujar Irfani.

Ia menjelaskan, Klien Pemasyarakatan tetap memiliki kewajiban selama menjalani program integrasi, termasuk wajib lapor dan mengikuti pembimbingan yang ditetapkan Pembimbing Kemasyarakatan (PK).

“Melalui pertemuan dengan PK, perkembangan Klien dapat dipantau, kebutuhan pembimbingan dapat diidentifikasi, dan arahan dapat diberikan sesuai kondisi Klien. Karena itu, kami mengajak seluruh Klien untuk menjaga kepatuhan dan mengikuti proses pembimbingan secara konsisten,” jelasnya.

Menurut Irfani, kepatuhan Klien perlu didukung lingkungan sosial yang kondusif. Kelayan Binter juga menjadi ruang untuk mengkoordinasikan kebutuhan Klien dengan pihak yang memiliki kompetensi dan sumber daya sesuai kebutuhan.

“Kami berharap Kelayan Binter di Belitung Timur dapat menjadi ruang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata. Ketika pemerintah daerah dan masyarakat ikut memberikan dukungan, Klien akan memiliki lingkungan yang lebih kondusif untuk menjalani proses reintegrasi dan membangun kehidupan yang mandiri serta produktif,” tambah Irfani.

Lebih lanjut, Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Beltim, Ronny Setiawan menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, Kelayan Binter dapat memperkuat dukungan bagi Klien Pemasyarakatan di tengah masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Bapas Tanjungpandan. Kelayan Binter dapat menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung Klien Pemasyarakatan agar dapat beradaptasi dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” harap Ronny.

Ia juga mengapresiasi kepedulian Bapas melalui penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat Beltim.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapas Tanjungpandan atas kepeduliannya kepada masyarakat Belitung Timur. Bantuan sosial ini tentu memberikan manfaat bagi masyarakat penerima,” tutupnya.

Sinergi Dinsos PPPA Beltim dan Bapas Kelas II Tanjungpandan perlu terus diperkuat dalam mendukung layanan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan Klien Pemasyarakatan. Melalui Kelayan Binter, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan dan mengoptimalkan proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.