Beranda / Berita / Detil Berita

Pemkab Beltim Salurkan Bantuan Kepada Nelayan, Dari Kapal Hingga Beras

16/Sep/2025, 08:01 WIB • Hardias

utama #Bantuan sosial #Nelayan #Kelautan dan perikanan 👁️ 280x dibaca

Damar, Prokompim Setda Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten, bersama Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, menyerahkan bantuan berupa 5 unit kapal, 10 paket bahan pembuatan kapal, beras untuk nelayan, serta sarana perikanan lainnya kepada 44 Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan 20 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan). Penyerahan dilakukan di Pantai Burung Mandi, Kecamatan Damar, Senin (15/9/2025).

Adapun KUB yang mendapatkan bantuan kapal meliputi KUB Bintang Laut Timur Desa Lalang, KUB Olifier Jaya Mandiri Desa Lalang, KUB Bakau Jelutor Desa Sukamandi, KUB Mengguru Jaya Desa Cendil dan KUB Pulau Tang Desa Burung Mandi.

Bupati Beltim menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Beltim untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor perikanan dan kelautan.

“Bantuan ini tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan, melainkan harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi perikanan dan memperkuat usaha nelayan,” tegas Bupati Kamarudin Muten.

Bupati menambahkan bahwa program bantuan ini merupakan implementasi dari Misi ke-3 RPJMD Kabupaten Beltim 2025–2029, yaitu percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, perikanan, kelautan, dan ekonomi kreatif.

“Hal ini sejalan dengan Misi ke-3 RPJMD Kabupaten Beltim 2025–2029. Selain itu, bantuan ini juga merupakan bagian dari Program Prioritas ke-11 Pemkab Beltim, yakni ‘Gratis Bantuan Perahu, Perawatan Perahu, dan Sembako Nelayan Musim Angin Kencang’ atau yang dikenal dengan Program Petani/Nelayan Nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar seluruh penerima bantuan dapat menjaga, merawat, serta memanfaatkannya secara optimal.

“Saya berharap para nelayan dapat menjaga dan memaksimalkan bantuan ini. Saya juga meminta camat dan kepala desa untuk bersama-sama mengawasi dan mengecek agar nelayan lain juga bisa mendapatkan kesempatan yang sama,” tutupnya.