Peninjauan Dapur SPPG Selingsing
Sambutan Kepala SPPG Selingsing Gantung, Renaldi
Sambutan Mitra SPPG Selingsing Gantung, Ferizal
Peninjauan proses persiapan MBG di SPPG Selingsing
Petugas saat mempersiapkan distribusi MBG
Persiapan Distribusi MBG
Kendaraan angkutan SPPG
MBG di SPPG Selingsing
Dapur SPPG Selingsing Diresmikan, Targetkan 2.778 Penerima Manfaat Program Gizi
08/Des/2025, 19:37 WIB • Aliyah
Gantung, Diskominfo SP Beltim – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Selingsing Kecamatan Gantung, resmi beroperasi pada Senin, (8/12/2025). Peresmian ditandai pemotongan pita oleh Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten beserta jajaran di Gedung Kantor SPPG Selingsing Kecamatan Gantung.
Peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hellyana, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, Ketua DPRD Kabupaten Beltim, Fezzi Uktolseja, para Pimpinan Perangkat Daerah serta Forkopimcam.
Kepala SPPG Selingsing, Renaldi, menyampaikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gantung ditargetkan menyasar 2.778 penerima manfaat. Rencananya akan didirikan sebanyak tiga dapur di Kecamatan Gantung.
“Pemberian manfaat dilakukan dalam beberapa tahapan dimana pada tahapan pertama, SPPG telah menyasar sebanyak 976 penerima manfaat yang nantinya akan terus bertambah hingga memenuhi target. MBG ini didistribusikan ke lima sekolah di Kecamatan Gantung, diantaranya PAUD Nujau Lestari, SD Negeri 8 Gantung, SD Negeri 9 Gantung, SMP Negeri 4 Gantung dan MTS Muhammadiyah Gantung,” ungkap Renaldi.
Selain dapat memenuhi gizi masyarakat, keberadaan dapur pertama di Kecamatan Gantung ini diharapkan menjadi contoh bagi dapur lainnya.
“Sebagai pelopor dapur pertama di Kecamatan Gantung, kami berharap dapat menjadikan dapur ini sebagai contoh bagi dapur lainnya. Semoga nantinya dapur ini juga bisa memberikan contoh, baik dari segi pelayanan, SOP, hingga penerima manfaatnya,” ujar pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan Mitra SPPG Selingsing, Ferizal mengungkapkan bahwa operasional dapur SPPG melibatkan 50 pekerja dimana 45 orang diantaranya merupakan warga lokal dari Kecamatan Gantung. Ferizal mengatakan pembagian MBG tahapan pertama menyasar siswa sekolah dimana pembagiannya akan disesuaikan dengan kondisi sekolah.
"Contohnya seperti hari ini MTS libur jadi jatah MBG mereka hari ini akan diberikan besok. Jadi besok itu mereka diberikan dua dalam bentuk makanan kering. Tapi semua yang sudah disiapkan untuk mereka itu tetap diberikan,” jelas Ferizal.
Pembagian MBG pada tahapan pertama diberikan selama dua minggu. Setelah berjalan selama dua minggu, dievaluasi lalu ditingkatkan pada tahapan selanjutnya yang juga menyasar ibu hamil.
“Pasokan bahan baku untuk tahapan pertama masih mencari bahan baku di tempat-tempat strategis dulu. Setelah minggu pertama ini kita akan mulai masuk ke Koperasi Merah Putih maupun BUMDES yang ada di Kecamatan Gantung,” tutupnya.