Beranda / Berita / Detil Berita

Riset dan Investasi Jadi Andalan Transformasi Ekonomi

13/Apr/2026, 20:48 WIB • Marliana

utama #Rapat Paripurna 👁️ 26x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Khairil Anwar menegaskan komitmen pemda menjadikan riset dan inovasi sebagai fondasi utama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah. 

Hal ini disampaikannya saat Rapat Paripurna XVII Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di Ruang Sidang DPRD Beltim, Senin (13/4/26).

Khairil menekankan riset tidak hanya bersifat akademis, tetapi diarahkan untuk menjawab persoalan riil masyarakat.

“Riset akan difokuskan pada kemiskinan berbasis struktur ekonomi lokal, pengangguran dan kesenjangan keterampilan, serta stagnasi ekonomi daerah, dengan pendekatan yang terintegrasi dan solutif,” ujarnya.

Ia menjelaskan dalam lima tahun ke depan, fokus riset akan diarahkan pada sektor strategis yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, seperti perikanan, pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Hasil riset harus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan. Pengawasan pemanfaatan hasil riset akan dilakukan melalui DPRD, inspektorat, dan lembaga pengawasan lainnya,” tuturnya.

Di sisi lain, Pemkab Beltim memastikan kesiapan data yang akurat dan “siap jual” kepada investor. Seluruh proyek yang ditawarkan telah melalui tahapan identifikasi dan analisis sehingga memiliki nilai kelayakan untuk dipromosikan.

“Promosi investasi dilakukan secara terintegrasi melalui pendekatan digital, forum bisnis, hingga kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri,” kata Khairil.

Ia juga menekankan pentingnya investasi berkualitas yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, ramah lingkungan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal.

“Untuk menjamin kemudahan berinvestasi, Kami juga mengintegrasikan layanan perizinan berbasis elektronik dan memberikan pendampingan kepada investor. Transparansi proses perizinan dijaga melalui penyediaan informasi terbuka dan pelaporan berkala,” bebernya.

Lebih lanjut, Khairil juga mendorong keterlibatan UMKM dalam rantai pasok investasi melalui pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi akses pembiayaan dan kemitraan dengan investor.

“Transparansi dan kemudahan perizinan menjadi prioritas, dengan dukungan sistem elektronik yang terintegrasi,” pungkasnya.