Beranda / Berita / Detil Berita

Momentum Nuzulul Qur’an, Pemkab Beltim Dorong Masyarakat Amalkan Al-Qur’an

07/Mar/2026, 05:53 WIB • Feji

berita #Nuzulul Quran 👁️ 20x dibaca

Gantung, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali melanjutkan agenda Safari Ramadan, yang kali ini dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Makmur, Kecamatan Gantung, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Try Mario Sandi atau yang akrab disapa Ustadz Rio. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk memahami makna turunnya Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci umat Islam tersebut.

Ustadz Rio menjelaskan bahwa peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan momen turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW yang terjadi melalui dua tahapan. Ia menerangkan bahwa pada tahap pertama, Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia pada malam Lailatul Qadar di sebuah tempat yang disebut Baitul Izzah.

“Pada tahap pertama Al-Qur’an diturunkan secara utuh 30 juz dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia pada malam Lailatul Qadar. Kemudian pada tahap kedua, Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril selama 23 tahun, yakni 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah,” jelasnya.

Menurutnya, peringatan Nuzulul Qur’an yang diperingati pada 17 Ramadan di Indonesia merujuk pada sejarah turunnya wahyu Al-Qur’an dari langit dunia kepada Nabi Muhammad SAW secara bertahap.

Selain menjelaskan sejarah turunnya Al-Qur’an, Ustadz Rio juga menyampaikan pesan Rasulullah SAW kepada umat Islam agar senantiasa membaca Al-Qur’an. Ia mengatakan bahwa Al-Qur’an akan menjadi pemberi syafaat bagi orang-orang yang rajin membacanya pada hari kiamat.

“Orang yang rajin membaca Al-Qur’an akan mendapatkan pahala., bahkan bagi yang masih terbata-bata tetap mendapatkan pahala karena niatnya kemudian yang kedua adalah pahala membacanya,” ucapnya.

Ustadz Rio juga menggambarkan keadaan manusia di akhirat kelak, dimana setiap orang akan sibuk dengan urusannya masing-masing. Karena itu, Rasulullah SAW berpesan agar umatnya memperbanyak membaca Al-Qur’an sebagai bekal dan penolong di hari kiamat.

“Di akhirat nanti manusia akan sibuk dengan urusannya masing-masing. Karena itu pesan Nabi agar kita selamat, mendapat pertolongan dan syafaat adalah dengan membaca Al-Qur’an,” katanya.

Ia pun mengajak para jamaah untuk membiasakan membaca Al-Qur’an di lingkungan keluarga.

“Pulang dari sini semoga anak di rumah memiliki Al-Qur’an, orang tua juga memiliki Al-Qur’an, dan keluarga kita terbiasa membacanya. Karena Al-Qur’an itulah yang akan menolong kita,” ujarnya.

Di akhir ceramahnya, Ustadz Rio mengingatkan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan seluruh yang dimiliki manusia pada akhirnya akan ditinggalkan.

“Dunia ini hanya sementara. Semua yang kita miliki akan kita tinggalkan. Yang akan kita bawa hanyalah amal kebaikan. Jika kita rajin membaca Al-Qur’an dan mengajarkannya kepada anak-anak kita, insyaallah kita bisa meraih kebaikan di dunia dan di akhirat,” tutupnya.


Pemerintah Daerah Ajak Masyarakat Amalkan Al-Qur’an

Staf Khusus Bupati Beltim Bidang Sosial dan Keagamaan, H. Sayono, mengatakan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan kegiatan yang rutin diperingati setiap tahun. Melalui momentum tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) terus mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an adalah hudal linnas, petunjuk bagi manusia, karena itu kami mengajak seluruh kaum muslimin untuk mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an, karena itulah yang akan menuntun kita kepada jalan kebaikan dan kebenaran, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Sayono.

Menurutnya, Pemda secara konsisten menghadirkan berbagai agenda kegiatan yang bertujuan untuk membina masyarakat agar kehidupan sosial tetap rukun, damai, dan penuh semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Ia menambahkan bahwa khusus pada bulan Ramadan, intensitas kegiatan keagamaan yang dilaksanakan Pemda semakin meningkat.

“Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati selalu mendorong agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Seluruh perangkat daerah juga dilibatkan agar program-program yang dilaksanakan dapat berjalan maksimal,” jelasnya.

Sayono juga mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang digelar di Masjid Al-Makmur sangat baik. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi antara Pemda dan masyarakat.

“Alhamdulillah masyarakat menyambut kegiatan ini dengan sangat baik. Melalui kesempatan ini terjalin silaturahmi yang baik antara Pemerintah Daerah, instansi yang ada di kabupaten, dengan masyarakat Kecamatan Gantung,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari sebagai bagian dari amalan dalam kehidupan.

“Kita berharap seluruh kaum muslimin membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari, tidak harus banyak, satu ayat pun tidak masalah. Yang penting kita mulai dan istiqomah, karena nanti manfaatnya akan kita rasakan sendiri dalam kehidupan kita,” tutupnya.