Beranda / Berita / Detil Berita

KKN Nusa Persada Unsoed Hasilkan Rocket Stove, Solusi Pembakaran Sampah Minim Polusi Udara

12/Feb/2026, 20:49 WIB • Tassa

opd #KKN Nusa Persada Unsoed Hasilkan Rocket Stove #Solusi Pembakaran Sampah Minim Polusi Udara 👁️ 17x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusa Persada Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Semarang di Desa Cendil Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menghadirkan inovasi tepat guna berupa Rocket Stove sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis ramah lingkungan. 

Hal ini disampaikan Ketua Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades) KKN Nusa Persada Unsoed, Ibrahim Irfanul Haq saat menyampaikan laporan hasil KKN di Ruang Gunung Lumut, Bapperinda pada Kamis (12/02/2026). Ia menjelaskan bahwa inovasi ini ditujukan untuk menjawab persoalan pembakaran sampah yang selama ini berpotensi menimbulkan polusi udara dan gangguan kesehatan masyarakat di Desa Cendil guna mendukung suistanable development. 

“Kami melihat di Desa Cendil pembakaran sampah sering menjadi solusi instan, namun menimbulkan polusi udara. Melalui Rocket Stove ini, proses pembakaran dibuat lebih sempurna sehingga asap yang dihasilkan dapat diminimalisir, dan residunya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik,” ujarnya.

Ibrahim mengatakan bahwa pembuatan Rocket Stove ini menerapkan metode Penelitian Tindak Partisipatif (PAR) yang secara aktif melibatkan masyarakat dari tahap pengamatan, sosialisasi, konstruksi, pengujian hingga evaluasi. 

“Dari hasil penelitian yang kami lakukan menunjukkan bahwa kompor roket secara efektif dapat mengurangi volume sampah organik, mempercepat proses pembakaran dan mengasilkan emisi asap yang lebih rendah dibandingkan dengan pembakaran secara tradisional,” kata Ibrahim. 

Menariknya, abu pembakaran sampah yang dihasilkan oleh rocket stove ini mengandung unsur hara yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik yang dapat memberikan nilai tambah bagi pertanian lokal sehingga menciptakan konsep pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

“Program ini tidak hanya memperkenalkan inovasi teknologi yang sesuai tetapi juga mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan dan pembuangan sampah,” tutupnya. 

Selain memperkenalkan alat tersebut, mahasiswa KKN juga melakukan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan Rocket Stove kepada masyarakat. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat memahami pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta meminimalkan dampak pencemaran udara.

Program ini mendapat respons positif dari warga Desa Cendil yang menilai inovasi tersebut praktis, mudah dibuat, serta berpotensi menjadi solusi alternatif dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Kepala Desa Cendil, Eddy menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif 15 orang mahasiswa KKN Nusa Persada Unsoed yang telah menyelesaikan program KKN yang memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat Desa Cendil khususnya. 

“Kami tentunya sangat mengapresiasi sekali peran aktif adik-adik mahasiswa ini yang sudah membantu kami perangkat desa menghasilkan program-program yang langsung menyentuh masyarakat, khususnya yang terkait pengelolaan limbah yaitu rocket stove,” kelakar Eddi.

Ia mengaku berharap agar kiranya program mahasiswa KKN dapat kembali digelar di Kabupaten Beltim khususnya Desa Cendil guna memberikan solusi-solusi atas berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat. 

“Harapannya semoga ada lagi ya kegiatan KKN seperti ini di Beltim, khususnya di Cendil. Karena kami sangat terbantu sekali dengan program-program yang mereka buat saat KKN,” harapnya.