Beranda / Berita / Detil Berita

Kementerian Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat di Beltim, Pembangunan Masih Tahap Perencanaan

01 Okt 2026, 21:42 WIB • Fauzi
utama #Sekolah Rakyat 49x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Padang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten Beltim bersama pihak kementerian meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pendidikan tersebut, Kamis (1/10/2026) sore.

Peninjauan lapangan dilanjutkan dengan audiensi bersama Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). serta Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Babel untuk membahas kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat.

Bupati Beltim, Kamarudin Muten memimpin langsung peninjauan tersebut. Ia didampingi Kepala Diskominfo SP Beltim Royan Agusriadie, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Ronny Setiawan, Sekretaris Dinas PUPRP2RKP Lukman, jajaran BPBD, Dinas Perhubungan serta sejumlah perangkat daerah terkait lainnya.

Kepala Satker PPS Provinsi Babel, Daru Suryaningwang mengungkapkan pembangunan Sekolah Rakyat di Beltim saat ini masih berada pada tahap perencanaan. Pihaknya tengah melengkapi sejumlah kriteria kesiapan (readiness criteria) yang dibutuhkan dari Pemkab Beltim.

“Untuk Sekolah Rakyat ini sebetulnya masih tahap perencanaan. Kami sedang mencoba melengkapi readiness criteria yang dibutuhkan dari pemerintah daerah. Tadi juga sudah ada dukungan dari Pak Bupati. Semoga semuanya lancar sehingga Sekolah Rakyat di Belitung Timur bisa cepat terlaksana,” ungkap Daru.

Menurutnya, proses perencanaan masih harus melalui sejumlah tahapan sebelum pembangunan fisik dapat dimulai. Termasuk di antaranya tahapan seleksi dan pelelangan.

Daru menyebut pihaknya berharap pembangunan dapat dimulai pada akhir tahun ini apabila seluruh tahapan berjalan lancar. Namun, kepastian pelaksanaan tetap bergantung pada penyelesaian berbagai persyaratan dan proses yang sedang berlangsung.

“Kami masih mau mencoba merencanakan mungkin dimulai awal tahun ini. Tapi kembali lagi, kita masih ada tahapan-tahapan. Perencanaan juga belum selesai, belum tahap seleksi, nanti ada lelangnya juga. Harapannya kalau lancar bisa dimulai akhir tahun ini,” jelasnya.

Dalam peninjauan tersebut, kondisi lahan menjadi salah satu perhatian utama. Pemerintah daerah tengah melakukan line clearing atau pembersihan jalur dan area tertentu untuk memperlihatkan kondisi asli lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan.

Daru menyatakan, proses tersebut penting untuk membantu tahapan perencanaan berikutnya karena kondisi lahan yang telah dibersihkan akan lebih mudah ditinjau dan dianalisis.

“Kalau line clearing sudah selesai, kita baru bisa melihat kondisi lahan aslinya seperti apa. Setelah itu, baru bisa ditindaklanjuti ke tahap perencanaan berikutnya,” ujar Daru.

Pemkab Beltim Pastikan Dukungan dan Kesiapan Lahan

Bupati Beltim, Kamarudin Muten mengatakan Pemkab Beltim telah menuntaskan sertifikasi lahan pada Agustus lalu. Saat ini, sejumlah tahapan lanjutan masih perlu diselesaikan untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan.

“Kalau untuk persiapan, sebenarnya Agustus kemarin sertifikat sudah selesai. Tapi pasti ada proses-proses selanjutnya. Saya rasa tidak ada masalah. Tadi waktu rapat saya sudah sampaikan bahwa pemerintah daerah pasti akan mendukung,” kata Kamarudin.

Mantan kontraktor ini menyebut pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya menyiapkan fasilitas pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program tersebut dan tidak terjebak dalam perdebatan yang justru menghambat upaya pembangunan.

“Yang penting orang Belitung Timur harus kompak. Apa yang diupayakan pemerintah daerah harus didukung. Tujuan kita untuk masa depan anak-anak kita. Anak dan cucu kita harus kita dukung,” ujarnya.

Menurut Kamarudin, pembangunan fasilitas pendidikan yang baik perlu berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai pendidikan menjadi salah satu modal penting agar masyarakat daerah mampu mengelola dan memperoleh manfaat lebih besar dari potensi yang dimiliki.

“Kita harus menyiapkan sekolah yang terbaik. Apa yang sudah diberikan Bapak Presiden, memang sudah direncanakan dengan baik supaya masyarakat kita pintar,” harap Afa sapaan Kamarudin.