Dendang, Diskominfo SP Beltim – Perayaan Ari Ade E Dendang nok ke-159 tahun menghadirkan ruang baru bagi masyarakat untuk berkumpul, berkarya, dan mengembangkan usaha lokal. Melalui peluncuran Kampoeng K.A SAHA di lapangan depan Kantor Kecamatan Dendang, Sabtu (31/10/26) malam, peringatan hari jadi ini tidak hanya merawat tradisi, tetapi juga membuka peluang bagi aktivitas masyarakat.
Kegiatan yang dihadiri Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati serta para Kepala Perangkat Daerah tersebut disambut antusiasme ratusan warga.
Bupati Kamarudin mengatakan, penggalian sejarah hari jadi setiap kecamatan penting dilakukan agar identitas daerah tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
“Sejak saya dilantik, saya sudah meminta camat untuk menggali sejarah hari jadi kecamatannya. Kita ingin mengetahui sejarah setiap daerah agar bisa menjadi identitas yang terus dikenalkan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Kamarudin berharap peringatan hari jadi kecamatan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pesta rakyat yang menghadirkan kebersamaan dan dapat dinikmati masyarakat.
“Malam ini sangat berkesan bagi saya. Saya ingin kegiatan seperti ini benar-benar menjadi pesta rakyat yang bisa dinikmati masyarakat,” katanya.
Peluncuran Kampoeng K.A SAHA menjadi salah satu langkah untuk menyediakan ruang bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari kegiatan UMKM, seni dan budaya, olahraga, hingga rekreasi keluarga.
Lebih lanjut, Camat Dendang, Susiawati mengatakan antusiasme masyarakat telah terlihat sejak persiapan kegiatan dimulai pada 24 Oktober lalu. Sebanyak 20 UMKM turut berpartisipasi dengan memanfaatkan stan yang disiapkan secara swadaya dan swadana.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Ada 20 UMKM yang ikut berjualan karena saat ini kami baru mampu menyiapkan 20 stan. Pelaksanaannya juga dilakukan secara swadaya dan swadana,” ungkapnya.
Ia berharap Kampoeng K.A SAHA dapat menjadi ruang publik yang dimanfaatkan secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan masyarakat. Selain membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk, kawasan ini juga diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan seni, budaya, dan olahraga lokal.
“Harapan kami, masyarakat tetap semangat berkarya dan bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Kami juga ingin terus menggali tokoh-tokoh yang patut diapresiasi agar bisa menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya,” tuturnya.