Beranda / Berita / Detil Berita

SDN 10 Gantung dan PPS Prima Buktikan Diri di Ajang Silat Se-Babel

30/Des/2025, 20:42 WIB • Fauzi

berita #Kepemudaan dan olahraga #Pencak Silat 👁️ 140x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – SD Negeri 10 Gantung kembali menunjukkan prestasi olahraganya di penghujung tahun 2025 ini. Dua medali emas dan satu medali perak dipersembahkan siswanya pada Kejuaraan Pencak Silat Pulau Kelapa Cup-2 Open Tournament se-Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung di GOR Sang Depati, Sungai Liat Kabupaten Bangka Minggu (28/12/25) lalu. 

 Medali emas pertama berhasil diraih oleh Athallah Kenzi (10), yang turun pada kelas E Tanding Usia Dini II Putra. Medali emas kedua diperoleh Dedek Amira (10) di nomor pertandingan Seni Tunggal Tangan Kosong Usia Dini II Putri. Sedangkan medali perak didapatkan oleh Distia Qayla (9) yang bertanding pada kelas kelas E Tanding Usia Dini II Putri.    

 Ketiga atlet masa depan pencak silat Kabupaten Belitung Timur (Beltim) ini tergabung pada Persatuan Pencak Silat Pribadi Mandiri (PPS Prima). Di mana perguruan asal Kecamatan Manggar ini meraih total lima medali emas dan dua medali perak. 

 Usai tiba di Kabupaten Beltim, Athallah mengaku bersyukur atas pencapaian yang dicapai. Menurut siswa kelas IV SDN 10 Gantung ini prestasi dicapai berkat latihan dan kerja keras selama enam bulan belakangan ini. 

 “Alhamdulillah, ini berkat latihan keras dan doa dari guru, pelatih, serta orang tua. Terima kasih atas bimbingannya,” ucap Athallah melalui rilis yang dikirimkan ke Diskominfo Beltim, Selasa (30/12/25) Pagi. 

Didampingi Dedek Amira, Athallah bertekad untuk terus mengasah diri dan meningkatkan kemampuan baik di olahraga silat maupun renang. Mereka ingin menjadi atlet profesional yang akan mengharumkan nama Kabupaten Beltim di masa depan. 

“Kami berjanji akan terus berlatih lebih giat agar bisa mengharumkan nama sekolah dan daerah di kejuaraan yang lebih besar," kata Athallah. 

Terpisah orang tua Distia Qayla, Nirwandi (49) mengungkapkan putrinya belum bisa memberikan prestasi terbaiknya lantaran sakit dan kecapekan. Kurang lebih dua minggu, putri keduanya tersebut harus berada di Bangka untuk ikut kejuraan renang dan silat. 

“Meski sakit, dia tetap berusaha tampil maksimal. Ini menjadi pelajaran berharga bahwa kesehatan sangat penting dalam berprestasi,” ungkap Edi Pincang sapaan sehari-hari Nirwandi. 

Meski begitu, warga Desa Selinsing Kecamatan Manggar ini tetap bangga dan mendukung penuh kegiatan putrinya. Baginya walau belum memperoleh hasil terbaik di cabor silat, namun Distia sudah membuktikan diri sebagai perenang hebat. 

"Kami sangat bangga dengan perjuangan Distia. Sebagai orang tua, kami akan terus mendampinginya meraih impiannya,” ujar Edi.

Dua Minggu ke Bangka, Perjuangan SDN 10 Tidak Sia-Sia 

Sementara itu, Kepala Pembinaan Ekstrakurikuler SD Negeri 10 Gantung, Saka Bathara Yuda (38) menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian anak didiknya di penutup tahun 2025 ini. Perjalanan yang melelahkan selama dua minggu terbayarkan dengan prestasi gemilang. 

 “Kami sangat bersyukur dan bangga. Tidak sia-sia perjuangan kami datang ke Bangka untuk mendampingi anak-anak kami, buah dari latihan dan waktu yang terbuang terbayarkan,” kata Saka. 

Didampingi Kepala Sekolah Masniah, Saka menambahkan hasil yang diperoleh mereka mulai dari prestasi renang dengan gelar atlet terbaik, hingga pencak silat yang meraih hasil maksimal dua medali emas dan satu medali perak. 

“Ini bukti kerja keras anak-anak, guru, dan pelatih. Semoga menjadi motivasi bagi siswa lain untuk aktif di ekstrakurikuler," harap Saka. 

Kepala Pelatih Pencak Silat PPS Prima Kabupaten Beltim, Zulkifli (41) mengatakan keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi dunia pencak silat di Kabupaten Beltim untuk terus mengasah bibit-bibit unggul.

"Prestasi ini tidak lepas dari dedikasi para atlet muda PPS Prima. Kami terus berkomitmen membina generasi muda agar tidak hanya tangguh secara fisik, tapi juga memiliki karakter kuat,” kata Zulkifli. 

Tak lupa, Zulkifli turut mengungkapkan apresiasinya kepada semua pihak yang mendukung. Dia berharap ke depan prestasi pencak silat di Kabupaten Beltim akan semakin meningkat di tingkat provinsi hingga nasional.

“Sekali lagi selamat kepada seluruh atlet, pelatih, dan tim SD Negeri 10 Gantung serta PPS Prima. Teruslah berjuang dan mengukir prestasi demi nama baik sekolah, daerah, dan bangsa,” ucapnya. 

Pulau Kelapa Cup-2 Pencak Silat Championship 2025 diikuti oleh 420 pesilat dari berbagai perguruan di Provinsi Babel. Kejuaraan terdiri dari beberapa kategori, seperti kategori seni, tanding dan beregu.